3 Bulan yang lalu, Ardi bersyukur sekali bisa bertemu sahabat lama semasa kuliah dan berkesempatan saling berbagi cerita tentang banyak hal.
Salah satunya adalah mengenai: Saham. Linda nama temen Ardi tersebut bertanya: Boleh ga sih main saham? Ardi: Boleh donk, kenapa ga boleh? Linda: Habis banyak temen2 di Gereja yang menyarankan untuk tidak main saham.
Jadi sebenernya boleh ga ya main saham?
Rasul Paulus dalam tulisannya sendiri mengatakan bahwa jika kamu mau makan maka kamu harus bekerja. Robert Kiyosaki dengan bukunya yang terkenal Rich Dad Poor Dad: ESBi Kuadran juga menyarankan hal yang sama dengan Rasul Paulus. Apa yang sama? Menjadi seorang investor adalah suatu tingkatan yang harus dilewati seteleh seorang melewati tahapan: Employee, Self Employed, Business Owner. Apa artinya? Hal ideal yang mendasar adalah ketika menjadi seorang investor harus sudah bebas secara finansial dari kebutuhan dasar (sandang,pangan,papan).
Mengapa demikian?
Berbicara mengenai investasi tidak boleh melewatkan yang namanya rugi dan untung, sekalipun memang idealnya ya harus untung.
Mungkinkah investasi rugi? Pasti. Tuhan Yesus sendiri mengatakan hal yang jelas mengenai investasi dengan perumpaan menabur benih di tanah yang baik atau buruk. Benih yang jatuh di tanah yang baik pasti untung karena tumbuh dan berbuah berkali lipat, sedangkan benih yang jatuh di tanah yang berbatu, tidak tumbuh.
Investasi yang baik maupun yang buruk keduanya butuh waktu untuk membuktikannya. Selama waktu berjalan apa pun yang terjadi terhadap investasi apakah untung atau rugi yang namanya kebutuhan dasar tidak bisa berhenti harus terus berjalan. Itulah sebabnya Rasul Paulus sangat menekankan kalau kamu mau makan maka kamu harus bekerja kalau kamu tidak bekerja jangan makan!
Jadi main saham untuk makan itu yang tidak diperkenankan tapi main saham untuk menjadi kaya... Tentu saja boleh .
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:+ Lokasi+ Luas+ Kondisi tapakBiaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Wednesday, November 14, 2012
Thursday, May 13, 2010
JT: Berkat dari Ketaatan
Minggu, 2 Mei 2010
Ketaatan di mata Tuhan jauh lebih berharga daripada sekedar kegairahan kita bahkan dalam beribadah. Bangsa Israel sangat bersemangat saat mereka akan membawa Tabut Perjanjian kembali ke Yerusalem (2 Samuel 6:1-5). Tabut itu yang menandakan kehadiran Tuhan itu adalah pusat kehidupan mereka. Berulang kali musuh berusaha mencurinya pada saat perang. Namun, ada aturan-aturan tertentu yang ditetapkan Tuhan dalam membawa Tabut tersebut (Keluaran 25:13-16; Bilangan 1:51, 4:15). Karena bangsa tersebut sangat bersemangat, mereka melupakan aturan-aturan tersebut. Akibatnya, salah seorang dari bangsa tersebut, Uza, kehilangan nyawanya. Bagaimanapun juga, kegairahan kita tidak dapat menggantikan ketaatan pada Tuhan (2 Samuel 6:6-8).
Setiap orang ingin mendapatkan berkat Tuhan, namun kita tetap harus senantiasa mendengarkan suara-Nya. Mungkin kita dapat menaikkan pujian terbaik kita tapi Tuhan lebih menghargai ketaatan kita. Memang kita hidup di dalam kasih karunia-Nya, namun setiap kesalahan yang kita buat memiliki konsekuensi. Sebagian besar kesusahan di hidup kita datang dari kesalahan kita sendiri. Saat kita membuat kesalahan, kita harus belajar dan bertobat (2 Samuel 6:10-11). Bagian kita adalah untuk senantiasa berada dalam hadirat-Nya. Di mana ada hadirat Tuhan, di sanalah berkat-Nya tercurah (2 Samuel 6:12-15). Meskipun kita hidup dalam anugerah-Nya, kita tidak dapat mengacuhkan prinsip Firman Tuhan. Kita tidak dapat hidup dengan aturan kita sendiri dan berharap untuk diberkati. Kita harus menaati perintah-Nya!
Teladan ketaatan telah ditunjukkan oleh Tuhan Yesus di taman Getsemani saat dia mengalami tekanan yang sangat berat (Matius 26:36-46). Meskipun memiliki pilihan lain, Ia memilih untuk mengikuti kehendak Bapa-Nya. Betapapun beratnya keadaan hidup kita, Tuhan telah menunjukkan bahwa selalu ada harapan di dalam Dia! Dan pengharapan di dalam Dia tidak pernah mengecewakan. Untuk dapat menerima berkat ketaatan, kita harus:
1. Selalu memeriksa Firman Tuhan
2. Selalu menyadari kekuasaan Tuhan
3. Menaati perintah-Nya
Saat kita tidak taat, kita kehilangan anugerah-Nya dan hidup kita menjadi berat dan tidak berarti. Satu-satunya jalan untuk memiliki hidup yang berarti adalah dengan percaya dan taat pada-Nya! Kita dapat hidup taat karena Tuhan Yesus telah menunjukkan caranya.
Oleh: Ps. Joeseph Tjoandi
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Ketaatan di mata Tuhan jauh lebih berharga daripada sekedar kegairahan kita bahkan dalam beribadah. Bangsa Israel sangat bersemangat saat mereka akan membawa Tabut Perjanjian kembali ke Yerusalem (2 Samuel 6:1-5). Tabut itu yang menandakan kehadiran Tuhan itu adalah pusat kehidupan mereka. Berulang kali musuh berusaha mencurinya pada saat perang. Namun, ada aturan-aturan tertentu yang ditetapkan Tuhan dalam membawa Tabut tersebut (Keluaran 25:13-16; Bilangan 1:51, 4:15). Karena bangsa tersebut sangat bersemangat, mereka melupakan aturan-aturan tersebut. Akibatnya, salah seorang dari bangsa tersebut, Uza, kehilangan nyawanya. Bagaimanapun juga, kegairahan kita tidak dapat menggantikan ketaatan pada Tuhan (2 Samuel 6:6-8).
Setiap orang ingin mendapatkan berkat Tuhan, namun kita tetap harus senantiasa mendengarkan suara-Nya. Mungkin kita dapat menaikkan pujian terbaik kita tapi Tuhan lebih menghargai ketaatan kita. Memang kita hidup di dalam kasih karunia-Nya, namun setiap kesalahan yang kita buat memiliki konsekuensi. Sebagian besar kesusahan di hidup kita datang dari kesalahan kita sendiri. Saat kita membuat kesalahan, kita harus belajar dan bertobat (2 Samuel 6:10-11). Bagian kita adalah untuk senantiasa berada dalam hadirat-Nya. Di mana ada hadirat Tuhan, di sanalah berkat-Nya tercurah (2 Samuel 6:12-15). Meskipun kita hidup dalam anugerah-Nya, kita tidak dapat mengacuhkan prinsip Firman Tuhan. Kita tidak dapat hidup dengan aturan kita sendiri dan berharap untuk diberkati. Kita harus menaati perintah-Nya!
Teladan ketaatan telah ditunjukkan oleh Tuhan Yesus di taman Getsemani saat dia mengalami tekanan yang sangat berat (Matius 26:36-46). Meskipun memiliki pilihan lain, Ia memilih untuk mengikuti kehendak Bapa-Nya. Betapapun beratnya keadaan hidup kita, Tuhan telah menunjukkan bahwa selalu ada harapan di dalam Dia! Dan pengharapan di dalam Dia tidak pernah mengecewakan. Untuk dapat menerima berkat ketaatan, kita harus:
1. Selalu memeriksa Firman Tuhan
2. Selalu menyadari kekuasaan Tuhan
3. Menaati perintah-Nya
Saat kita tidak taat, kita kehilangan anugerah-Nya dan hidup kita menjadi berat dan tidak berarti. Satu-satunya jalan untuk memiliki hidup yang berarti adalah dengan percaya dan taat pada-Nya! Kita dapat hidup taat karena Tuhan Yesus telah menunjukkan caranya.
Oleh: Ps. Joeseph Tjoandi
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
MW: Promises for Mothers
Minggu, 9 Mei 2010
Kasih setia dan janji Tuhan tidak akan berubah oleh keadaan (3 Yohanes 1:4). Kita dapat belajar dari seorang Ibu yang bernama Yokhebed yang adalah ibunda Musa. Dia memberi contoh bagaimana memunculkan potensi yang ada dalam diri seorang anak di tengah lingkungan yang tidak mendukung. Seorang Ibu harus dapat melihat potensi besar yang ada di dalam anak-anaknya. Tidak ada yang mustahil bagi ibu yang selalu berharap kepada Tuhan. Dan itulah yang ditunjukkan oleh Yokhebed:
1. A Courageous Mother (Ibu yang berani)
Kita harus berani untuk melakukan apa yang diperlukan bagi anak-anak kita. Dengan imannya, Yokhebed memutuskan untuk menyembunyikan bayinya. Untuk menerima janji Tuhan, dibutuhkan keberanian (Yosua 1:9). Kita harus berani untuk berdiri Teguh dalam arus dunia ini karena Tuhan ada bersama kita. Kita harus melawan kekhawatiran yang senantiasa datang. Untuk memiliki iman seperti itu, kita harus mengenal Tuhan!
2. A Sensible Mother (Ibu yang bijak)
Kita memerlukan hikmat dalam membesarkan anak-anak kita. Tindakan kita harus mencerminkan bahwa Tuhan berbicara kepada kita. Dengan hikmatnya, Yokhebed memastikan bahwa anaknya selamat di Sungai Nil yang berbahaya itu. Kita juga harus rasional. Tidak cukup hanya mengetahui kebenaran, kita harus melakukan kebenaran itu dengan cara yang benar pula! Doakanlah senantiasa ibu dan istri kita agar Tuhan selalu memberikan mereka hikmat. Hanya dengan hikmat, seorang ibu dapat membangun keluarganya. Saat kita setia melakukan bagian kita, Tuhan selalu melakukan bagian-Nya!
Dengan iman yang berani dan berhikmat, janji Tuhan akan terjadi di dalam hidup kita. Kita pun harus menanamkan nilai-nilai Firman Tuhan kepada anak-anak kita agar mereka dapat pula menjadi seperti Musa yang adalah:
+ Pemimpin Besar, yang memimpin 2 juta orang Israel keluar dari perbudakan Mesir
Nabi Besar, yang dikenal oleh seluruh umat manusia di dunia
+ Penulis Besar, yang menulis 5 buku dalam Alkitab
Iman yang dimiliki Musa berasal dari ibunya, Yokhebed (Ibrani 11:23-28). Karena imannya, dia menolak kemewahan istana Firaun dan memilih untuk menderita bersama umat Tuhan.
Adalah janji Tuhan untuk membuat anak-anak kita menjadi orang-orang yang besar. Namun kita perlu untuk belajar memiliki dan membangun iman seperti Yokhebed.
Oleh: Ps.Mrs.Wowor
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Kasih setia dan janji Tuhan tidak akan berubah oleh keadaan (3 Yohanes 1:4). Kita dapat belajar dari seorang Ibu yang bernama Yokhebed yang adalah ibunda Musa. Dia memberi contoh bagaimana memunculkan potensi yang ada dalam diri seorang anak di tengah lingkungan yang tidak mendukung. Seorang Ibu harus dapat melihat potensi besar yang ada di dalam anak-anaknya. Tidak ada yang mustahil bagi ibu yang selalu berharap kepada Tuhan. Dan itulah yang ditunjukkan oleh Yokhebed:
1. A Courageous Mother (Ibu yang berani)
Kita harus berani untuk melakukan apa yang diperlukan bagi anak-anak kita. Dengan imannya, Yokhebed memutuskan untuk menyembunyikan bayinya. Untuk menerima janji Tuhan, dibutuhkan keberanian (Yosua 1:9). Kita harus berani untuk berdiri Teguh dalam arus dunia ini karena Tuhan ada bersama kita. Kita harus melawan kekhawatiran yang senantiasa datang. Untuk memiliki iman seperti itu, kita harus mengenal Tuhan!
2. A Sensible Mother (Ibu yang bijak)
Kita memerlukan hikmat dalam membesarkan anak-anak kita. Tindakan kita harus mencerminkan bahwa Tuhan berbicara kepada kita. Dengan hikmatnya, Yokhebed memastikan bahwa anaknya selamat di Sungai Nil yang berbahaya itu. Kita juga harus rasional. Tidak cukup hanya mengetahui kebenaran, kita harus melakukan kebenaran itu dengan cara yang benar pula! Doakanlah senantiasa ibu dan istri kita agar Tuhan selalu memberikan mereka hikmat. Hanya dengan hikmat, seorang ibu dapat membangun keluarganya. Saat kita setia melakukan bagian kita, Tuhan selalu melakukan bagian-Nya!
Dengan iman yang berani dan berhikmat, janji Tuhan akan terjadi di dalam hidup kita. Kita pun harus menanamkan nilai-nilai Firman Tuhan kepada anak-anak kita agar mereka dapat pula menjadi seperti Musa yang adalah:
+ Pemimpin Besar, yang memimpin 2 juta orang Israel keluar dari perbudakan Mesir
Nabi Besar, yang dikenal oleh seluruh umat manusia di dunia
+ Penulis Besar, yang menulis 5 buku dalam Alkitab
Iman yang dimiliki Musa berasal dari ibunya, Yokhebed (Ibrani 11:23-28). Karena imannya, dia menolak kemewahan istana Firaun dan memilih untuk menderita bersama umat Tuhan.
Adalah janji Tuhan untuk membuat anak-anak kita menjadi orang-orang yang besar. Namun kita perlu untuk belajar memiliki dan membangun iman seperti Yokhebed.
Oleh: Ps.Mrs.Wowor
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Tuesday, April 27, 2010
FW: Mengerti Nilai Anda
Minggu, 25 April 2010
Adalah penting untuk mengerti bagaimana kita bernilai. Sayangnya banyak orang menilai diri melalui kedudukan, kepopuleran, kekayaan, dan pencapaian kita. Hal ini berbahaya karena suatu saat semuanya itu akan pudar. Akhirnya, kita pun berusaha untuk berkenan di depan manusia. Padahal, nilai yang Tuhan berikan pada kita tidak bergantung pada semua itu. Nilai itu bahkan tidak dipengaruhi oleh apa yang kita lakukan dan kerjakan. Sebelum kita lahir pun, dia telah memberi nilai yang tidak dapat dikurangi oleh apapun meskipun kita berulang kali jatuh. Sebagai manusia, kita berulang kali melakukan kesalahan namun kasih karunia-Nya selalu ada bagi kita (Roma 7:18-19, 24, 25). Saat kita jatuh ke dalam dosa, janganlah merasa tertuduh dan tertolak. Sebaliknya, datanglah mendekat pada-Nya karena anugerah-Nya selalu cukup (Galatia 1:15).
Manusia dapat mengatakan hal yang merendahkan kita, namun nilai yang Tuhan berikan bagi kita tidak dipengaruhi semuanya itu (Efesus 2:10). Dia membuat kita secara khusus, bukan sebagai produk massal. Oleh sebab itu, jangan ijinkan perkataan negatif orang tentang kita mempengaruhi cara kita melihat diri kita sendiri! Janganlah patah semangat saat orang menolak kita! Perkataan negatif seperti itu mungkin bergema berulang-ulang di hati kita. Oleh karenanya kita tidak seharusnya menyimpannya. Yang harus kita ingat adalah bagaimana Tuhan membentuk kita secara spesial. Dia menjadikan kita luar biasa dan memanggil kita untuk melakukan hal yang besar (1 Petrus 2:9). Firman Tuhan selalu berisi kata-kata yang membangun agar kita selalu memiliki harapan.
Tuhan sendirilah yang memilih kita dan membawa kita dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib. Seperti kisah anak yang hilang di dalam Alkitab, Bapa selalu memandang kita berharga di mata-Nya. Meskipun manusia dapat melupakan dan tidak mengampuni Anda, Tuhan selalu mengingat dan menerima Anda. Mungkin kini tampaknya keadaan kita tidak seperti yang kita impikan. Namun, itu tidak berarti rencana Tuhan gagal bagi kita. Dia tetap akan memakai kita dengan luar biasa! Rancangan-Nya bukanlah rancangan Anda, jauhnya seperti bumi dengan langit. Biarlah Dia membentuk kita sesuai dengan kehendak-Nya! Dalam kelemahan kita, kuasa-Nya akan semakin besar!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Adalah penting untuk mengerti bagaimana kita bernilai. Sayangnya banyak orang menilai diri melalui kedudukan, kepopuleran, kekayaan, dan pencapaian kita. Hal ini berbahaya karena suatu saat semuanya itu akan pudar. Akhirnya, kita pun berusaha untuk berkenan di depan manusia. Padahal, nilai yang Tuhan berikan pada kita tidak bergantung pada semua itu. Nilai itu bahkan tidak dipengaruhi oleh apa yang kita lakukan dan kerjakan. Sebelum kita lahir pun, dia telah memberi nilai yang tidak dapat dikurangi oleh apapun meskipun kita berulang kali jatuh. Sebagai manusia, kita berulang kali melakukan kesalahan namun kasih karunia-Nya selalu ada bagi kita (Roma 7:18-19, 24, 25). Saat kita jatuh ke dalam dosa, janganlah merasa tertuduh dan tertolak. Sebaliknya, datanglah mendekat pada-Nya karena anugerah-Nya selalu cukup (Galatia 1:15).
Manusia dapat mengatakan hal yang merendahkan kita, namun nilai yang Tuhan berikan bagi kita tidak dipengaruhi semuanya itu (Efesus 2:10). Dia membuat kita secara khusus, bukan sebagai produk massal. Oleh sebab itu, jangan ijinkan perkataan negatif orang tentang kita mempengaruhi cara kita melihat diri kita sendiri! Janganlah patah semangat saat orang menolak kita! Perkataan negatif seperti itu mungkin bergema berulang-ulang di hati kita. Oleh karenanya kita tidak seharusnya menyimpannya. Yang harus kita ingat adalah bagaimana Tuhan membentuk kita secara spesial. Dia menjadikan kita luar biasa dan memanggil kita untuk melakukan hal yang besar (1 Petrus 2:9). Firman Tuhan selalu berisi kata-kata yang membangun agar kita selalu memiliki harapan.
Tuhan sendirilah yang memilih kita dan membawa kita dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib. Seperti kisah anak yang hilang di dalam Alkitab, Bapa selalu memandang kita berharga di mata-Nya. Meskipun manusia dapat melupakan dan tidak mengampuni Anda, Tuhan selalu mengingat dan menerima Anda. Mungkin kini tampaknya keadaan kita tidak seperti yang kita impikan. Namun, itu tidak berarti rencana Tuhan gagal bagi kita. Dia tetap akan memakai kita dengan luar biasa! Rancangan-Nya bukanlah rancangan Anda, jauhnya seperti bumi dengan langit. Biarlah Dia membentuk kita sesuai dengan kehendak-Nya! Dalam kelemahan kita, kuasa-Nya akan semakin besar!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Free Konsultasi dan design pembangunan Gereja.
Caranya: Ajukan proposal pembangunan Gereja dengan menyertakan informasi sbb.:
+ Lokasi
+ Luas
+ Kondisi tapak
Biaya yang timbul untuk cetak, masih ditanggung oleh Gereja, saat ini hanya dapat memberikan Konsultasi dan Design Gratis.
Informasi lebih lanjut untuk alamat email pengajuan proposal bisa menghubungi Ardi diHP 08558827222.
Tuhan Yesus memberkati.
+++
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Wednesday, April 21, 2010
FW: Beban Salib
Minggu, 4 April 2010
Dunia di sekitar kita penuh dengan ketidakadilan, kekerasan, dsb. Semua itu terjadi karena keinginan manusia untuk berjalan sesuai dengan kehendak mereka sendiri. Hanya Yesus-lah satu-satunya jalan (Yohanes 14:6) yang akan membawa kita kepada keadilan dan kedamaian. Namun, kita tidak dapat berjalan semau kita sendiri, kita harus mengikuti-Nya! Yang terpenting bukanlah apa yang mungkin kita dengar mengenai Dia namun bagaimana kita mengenal-Nya secara pribadi (Matius 16:13-20).
Kunci Kerajaan Surga telah diberikan pada kita dan kita dipersiapkan untuk menyambut Yerusalem. Namun, tawaran ini hanya diberikan pada mereka yang mau (Matius 16:19) karena mereka harus memikul salib dengan:
1. Menyangkal Diri Sendiri
Hal ini tentulah tidak mudah karena kehendak kita cenderung bertentangan dengan kehendak Allah. Seringkali kita melakukan apa yang menyenangkan bagi kita. Kita harus berusaha melawan keinginan daging kita. Jangan takut untuk menderita saat kita berketetapan untuk menyangkal diri! Penderitaan kita tidaklah lebih besar dari Dia yang sudah mencucurkan darah bagi kita di kayu salib. Jika kita mengikuti-Nya, Dia akan membuat kita lebih dari sekedar pemenang! Yesus sendiri telah memberi teladan penyangkalan diri dengan tidak memandang kedudukan-Nya sebagai Anak Allah.
2. Kehilangan Hak
Hidup ini memang tidak adil dan kita harus bisa menghadapinya. Namun, kebenaran tidak dapat selamanya dikubur. Saat kita berjalan dalam kebenaran, iblis akan berusaha menentang kita. Namun berbahagialah orang yang menderita oleh karena kebenaran. Kematian-Nya di kayu salib adalah bukti penyerahan diri-Nya.
3. Proses Keseharian
Karena Yesus sudah memikul salib-Nya, kita dapat memikul salib kita sehari-hari. Salib yang dipikul-Nya adalah beban terberat seluruh isi dunia. Hitunglah berkat Anda tiap-tiap hari, maka Anda akan tahu bahwa beban kita tidak seberapa jika dibandingkan dengan kemenangan yang diberikan Tuhan! Jika kita kehilangan uang, sesungguhnya kita tidak kehilangan apapun. Namun jika kita kehilangan keberanian, sesungguhnya kita kehilangan segalanya! (Matius 16:26)
Jangan takut untuk kehilangan kesenangan dunia karena sesungguhnya tidak ada yang hilang maupun rusak! Pilihlah jalan kerajaan Tuhan bahkan jika itu tidak menyenangkan bagi daging kita! (Matius 7:13-14) Saat kita mengerti arti Paskah seperti ini, kita akan mendapatkan hidup yang penuh kemenangan!
Oleh: Ps.Frans & Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Dunia di sekitar kita penuh dengan ketidakadilan, kekerasan, dsb. Semua itu terjadi karena keinginan manusia untuk berjalan sesuai dengan kehendak mereka sendiri. Hanya Yesus-lah satu-satunya jalan (Yohanes 14:6) yang akan membawa kita kepada keadilan dan kedamaian. Namun, kita tidak dapat berjalan semau kita sendiri, kita harus mengikuti-Nya! Yang terpenting bukanlah apa yang mungkin kita dengar mengenai Dia namun bagaimana kita mengenal-Nya secara pribadi (Matius 16:13-20).
Kunci Kerajaan Surga telah diberikan pada kita dan kita dipersiapkan untuk menyambut Yerusalem. Namun, tawaran ini hanya diberikan pada mereka yang mau (Matius 16:19) karena mereka harus memikul salib dengan:
1. Menyangkal Diri Sendiri
Hal ini tentulah tidak mudah karena kehendak kita cenderung bertentangan dengan kehendak Allah. Seringkali kita melakukan apa yang menyenangkan bagi kita. Kita harus berusaha melawan keinginan daging kita. Jangan takut untuk menderita saat kita berketetapan untuk menyangkal diri! Penderitaan kita tidaklah lebih besar dari Dia yang sudah mencucurkan darah bagi kita di kayu salib. Jika kita mengikuti-Nya, Dia akan membuat kita lebih dari sekedar pemenang! Yesus sendiri telah memberi teladan penyangkalan diri dengan tidak memandang kedudukan-Nya sebagai Anak Allah.
2. Kehilangan Hak
Hidup ini memang tidak adil dan kita harus bisa menghadapinya. Namun, kebenaran tidak dapat selamanya dikubur. Saat kita berjalan dalam kebenaran, iblis akan berusaha menentang kita. Namun berbahagialah orang yang menderita oleh karena kebenaran. Kematian-Nya di kayu salib adalah bukti penyerahan diri-Nya.
3. Proses Keseharian
Karena Yesus sudah memikul salib-Nya, kita dapat memikul salib kita sehari-hari. Salib yang dipikul-Nya adalah beban terberat seluruh isi dunia. Hitunglah berkat Anda tiap-tiap hari, maka Anda akan tahu bahwa beban kita tidak seberapa jika dibandingkan dengan kemenangan yang diberikan Tuhan! Jika kita kehilangan uang, sesungguhnya kita tidak kehilangan apapun. Namun jika kita kehilangan keberanian, sesungguhnya kita kehilangan segalanya! (Matius 16:26)
Jangan takut untuk kehilangan kesenangan dunia karena sesungguhnya tidak ada yang hilang maupun rusak! Pilihlah jalan kerajaan Tuhan bahkan jika itu tidak menyenangkan bagi daging kita! (Matius 7:13-14) Saat kita mengerti arti Paskah seperti ini, kita akan mendapatkan hidup yang penuh kemenangan!
Oleh: Ps.Frans & Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
MS: Berdiri Teguh Di Tengah Arus Kehidupan
Minggu, 18 April 2010
Pada hari-hari akhir, kejahatan manusia akan meningkat namun kasih karunia Tuhan juga semakin besar. Keadaan di sekeliling kita menjadi semakin menurun. Saat kita berusaha untuk menjadi sama dengan dunia ini, kita tidak lagi memiliki pengaruh. Sebenarnya, dunia ini justru membutuhkan orang-orang yang tidak hanyut dalam arusnya. Merekalah yang akan membuat perbedaan! Kita harus berhati-hati dengan arus dunia ini. Jika tidak, tanpa disadari kita akan terseret semakin jauh. Saat kita melakukan sesuatu yang benar, selalu ada tantangan! Kita harus kuat dan bertahan serta sabar di dalam iman kita (1 Korintus 16:13). Tidak seharusnya kita menjadi serupa dengan dunia ini (Roma 12:2). Di saat iblis berusaha menghancurkan generasi penerus kita, gereja harus membangun generasi ini melalui pendidikan.
Bagaimana cara kita bertahan di tengah arus ini?
1. Berpaut pada Tuhan
Kita harus berpegang erat pada iman kita (D’veykut = berpaut). Kita harus memutuskan untuk percaya! Artinya, kita berkata pada Tuhan agar kehendak-Nya yang terjadi di hidup kita dan bukan kehendak kita. Kita harus sungguh-sungguh memiliki hubungan yang dekat dengan Dia agar kita menghasilkan buah.
2. Mendengar suara Tuhan
Di tengah arus yang begitu deras ini, kita tidak akan dapat bertahan tanpa mendengar suara Tuhan. Dia ingin agar kita terus mendengar suara-Nya. Itu berarti kita bersedia untuk berdiam diri (Mazmur 46:10). Sesungguhnya Tuhan berbicara melalui segala sesuatu di sekitar kita. Alam semesta menceritakan kebesaran-Nya. Saat kita mendengarkan suaranya, hal itu mungkin tidak mengenakkan daging kita. Namun, akan lebih berbahaya jika kita tidak mentaati Tuhan!
3. Mempercayakan jalan kita pada Tuhan!
Tuhan selalu memiliki rencana terbaik melalui semua yang terjadi dalam hidup kita, lewat keadaan buruk sekalipun. Setiap penurunan sesungguhnya dimaksudkan untuk suatu peningkatan. Saat-saat sulit di hidup kita adalah untuk tujuan yang baik. Kita harus mempercayakan hidup kita kepada Tuhan! (Bitachon = percaya)
Dunia ini sudah mengalami degradasi sejak manusia jatuh ke dalam dosa. Namun setiap orang yang dilahirkan ke dalam dunia ini dipanggil Tuhan untuk memperbaikinya. Tidak hanya sekedar bertahan dalam hidup, Tuhan memampukan kita untuk terus maju ke depan!
Oleh: Ps.Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Pada hari-hari akhir, kejahatan manusia akan meningkat namun kasih karunia Tuhan juga semakin besar. Keadaan di sekeliling kita menjadi semakin menurun. Saat kita berusaha untuk menjadi sama dengan dunia ini, kita tidak lagi memiliki pengaruh. Sebenarnya, dunia ini justru membutuhkan orang-orang yang tidak hanyut dalam arusnya. Merekalah yang akan membuat perbedaan! Kita harus berhati-hati dengan arus dunia ini. Jika tidak, tanpa disadari kita akan terseret semakin jauh. Saat kita melakukan sesuatu yang benar, selalu ada tantangan! Kita harus kuat dan bertahan serta sabar di dalam iman kita (1 Korintus 16:13). Tidak seharusnya kita menjadi serupa dengan dunia ini (Roma 12:2). Di saat iblis berusaha menghancurkan generasi penerus kita, gereja harus membangun generasi ini melalui pendidikan.
Bagaimana cara kita bertahan di tengah arus ini?
1. Berpaut pada Tuhan
Kita harus berpegang erat pada iman kita (D’veykut = berpaut). Kita harus memutuskan untuk percaya! Artinya, kita berkata pada Tuhan agar kehendak-Nya yang terjadi di hidup kita dan bukan kehendak kita. Kita harus sungguh-sungguh memiliki hubungan yang dekat dengan Dia agar kita menghasilkan buah.
2. Mendengar suara Tuhan
Di tengah arus yang begitu deras ini, kita tidak akan dapat bertahan tanpa mendengar suara Tuhan. Dia ingin agar kita terus mendengar suara-Nya. Itu berarti kita bersedia untuk berdiam diri (Mazmur 46:10). Sesungguhnya Tuhan berbicara melalui segala sesuatu di sekitar kita. Alam semesta menceritakan kebesaran-Nya. Saat kita mendengarkan suaranya, hal itu mungkin tidak mengenakkan daging kita. Namun, akan lebih berbahaya jika kita tidak mentaati Tuhan!
3. Mempercayakan jalan kita pada Tuhan!
Tuhan selalu memiliki rencana terbaik melalui semua yang terjadi dalam hidup kita, lewat keadaan buruk sekalipun. Setiap penurunan sesungguhnya dimaksudkan untuk suatu peningkatan. Saat-saat sulit di hidup kita adalah untuk tujuan yang baik. Kita harus mempercayakan hidup kita kepada Tuhan! (Bitachon = percaya)
Dunia ini sudah mengalami degradasi sejak manusia jatuh ke dalam dosa. Namun setiap orang yang dilahirkan ke dalam dunia ini dipanggil Tuhan untuk memperbaikinya. Tidak hanya sekedar bertahan dalam hidup, Tuhan memampukan kita untuk terus maju ke depan!
Oleh: Ps.Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Sunday, April 11, 2010
MS: Berkat di Setiap Musim Kehidupan
Minggu, 7 Februari 2010
Setiap musim di hidup kita memiliki keindahan apabila kita dapat melihat tujuan dari musim itu (Pengkothbah 3:1,2,11). Dalam keadaan sulit pun sesungguhnya Tuhan memiliki rancangan. Tidak ada yang kebetulan! Dia memiliki maksud dalam segala hal. Ada musim untuk menabur dan ada musim untuk menuai.
Musim Menanam
1. Menggemburkan tanah
Seorang petani yang hendak menanam harus terlebih dahulu menggemburkan tanah. Dalam musim ini, kita harus menyingkirkan segala hal yang menghambat kita bertumbuh, seperti kekerasan hati kita, kepahitan, serta kekhawatiran. Kekhawatiran membuat kita menjadi seorang yang ingin mengendalikan segala sesuatu, termasuk orang lain. Kita harus belajar mengijinkan Tuhan bekerja.
2. Melepaskan benih
Saat kita melepaskan benih, kita mungkin merasa kehilangan. Kita harus merelakan benih itu ditanam meskipun kita tidak merasa nyaman. Kita harus menunggu benih itu bertumbuh. Bersabarlah dan jangan ambil jalan pintas! Belajarlah dari Daud yang meskipun memiliki kesempatan untuk mempercepat perjalanannya menjadi raja, tetap memilih untuk tidak memaksakan waktunya (1 Samuel 24:4-8). Ada waktu-waktu di mana kita harus menunggu dan tidak memaksakan sesuatu terjadi.
Musim Pertumbuhan
1. Jagalah telinga dari perkataan negatif!
Saat pertumbuhan terjadi namun buah belum muncul, akan banyak tanggapan yang mungkin negatif dari sekitar kita. Komentar mulai bermunculan karena perubahan di diri kita. Berhentilah untuk menyenangkan hati semua orang.
2. Fokus pada Firman Tuhan!
Saat banyak tekanan dari sekitar kita, yang perlu kita lakukan adalah berpegang teguh pada Firman Tuhan (Mazmur 1:1).
Musim Menuai
1. Jangan berfokus pada diri sendiri!
Jika kita ingin menuai, mulailah untuk tidak berpusat pada kepentingan kita sendiri.
2. Tetaplah berbuat baik! (Galatia 6:9)
Masalah dapat menghentikan kita sementara, namun diri kita sendirilah yang dapat menghentikan kita selamanya.
Saat kita dengan setia menanti, kita akan mendapatkan tuaian: (Mazmur 105:17-23)
1. Identitas baru
2. Otoritas baru
3. Persediaan baru
4. Hikmat yang baru
5. Hubungan yang baru
Mulailah berbuat baik di keluarga Anda lebih dahulu, lalu pada komunitas Anda, dan akhirnya pada semua orang! Dunia ini membutuhkan kita! Contoh yang jelas dapat kita lihat pada Yusuf yang dijuluki Zafnat-Paaneah oleh dunia, yang berarti Tuhan hidup, Tuhan berbicara! (Kejadian 41:45)
Oleh: Ps.Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Setiap musim di hidup kita memiliki keindahan apabila kita dapat melihat tujuan dari musim itu (Pengkothbah 3:1,2,11). Dalam keadaan sulit pun sesungguhnya Tuhan memiliki rancangan. Tidak ada yang kebetulan! Dia memiliki maksud dalam segala hal. Ada musim untuk menabur dan ada musim untuk menuai.
Musim Menanam
1. Menggemburkan tanah
Seorang petani yang hendak menanam harus terlebih dahulu menggemburkan tanah. Dalam musim ini, kita harus menyingkirkan segala hal yang menghambat kita bertumbuh, seperti kekerasan hati kita, kepahitan, serta kekhawatiran. Kekhawatiran membuat kita menjadi seorang yang ingin mengendalikan segala sesuatu, termasuk orang lain. Kita harus belajar mengijinkan Tuhan bekerja.
2. Melepaskan benih
Saat kita melepaskan benih, kita mungkin merasa kehilangan. Kita harus merelakan benih itu ditanam meskipun kita tidak merasa nyaman. Kita harus menunggu benih itu bertumbuh. Bersabarlah dan jangan ambil jalan pintas! Belajarlah dari Daud yang meskipun memiliki kesempatan untuk mempercepat perjalanannya menjadi raja, tetap memilih untuk tidak memaksakan waktunya (1 Samuel 24:4-8). Ada waktu-waktu di mana kita harus menunggu dan tidak memaksakan sesuatu terjadi.
Musim Pertumbuhan
1. Jagalah telinga dari perkataan negatif!
Saat pertumbuhan terjadi namun buah belum muncul, akan banyak tanggapan yang mungkin negatif dari sekitar kita. Komentar mulai bermunculan karena perubahan di diri kita. Berhentilah untuk menyenangkan hati semua orang.
2. Fokus pada Firman Tuhan!
Saat banyak tekanan dari sekitar kita, yang perlu kita lakukan adalah berpegang teguh pada Firman Tuhan (Mazmur 1:1).
Musim Menuai
1. Jangan berfokus pada diri sendiri!
Jika kita ingin menuai, mulailah untuk tidak berpusat pada kepentingan kita sendiri.
2. Tetaplah berbuat baik! (Galatia 6:9)
Masalah dapat menghentikan kita sementara, namun diri kita sendirilah yang dapat menghentikan kita selamanya.
Saat kita dengan setia menanti, kita akan mendapatkan tuaian: (Mazmur 105:17-23)
1. Identitas baru
2. Otoritas baru
3. Persediaan baru
4. Hikmat yang baru
5. Hubungan yang baru
Mulailah berbuat baik di keluarga Anda lebih dahulu, lalu pada komunitas Anda, dan akhirnya pada semua orang! Dunia ini membutuhkan kita! Contoh yang jelas dapat kita lihat pada Yusuf yang dijuluki Zafnat-Paaneah oleh dunia, yang berarti Tuhan hidup, Tuhan berbicara! (Kejadian 41:45)
Oleh: Ps.Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Subscribe to:
Posts (Atom)
