Minggu, 21 Februari 2010
Segala sesuatu di bawah matahari adalah kesia-siaan, demikian menurut Raja Salomo (Pengkothbah 1:12-14, 12:7-8). Meskipun dia seorang raja yang memiliki segalanya, namun baginya semua itu adalah sia-sia. Pada hakekatnya, segala sesuatu yang dibangun manusia adalah sia-sia. Bahkan karir dan pencapaian yang kita miliki tidak mencerminkan keberhasilan kita.
Berikut adalah kesia-siaan yang dilakukan orang yang hidup di bawah matahari:
1. Mengejar Hikmat (Pengkothbah 1:17-18)
Salomo adalah raja yang sangat berhikmat namun dia berkata bahwa hikmat tidaklah berguna. Semakin banyak hal yang kita ketahui, hidup kita bukan berarti semakin baik. Kita memang perlu belajar, namun selama kita melakukannya di bawah matahari, semua pengetahuan kita adalah sia-sia.
2. Mengejar Kesenangan (Pengkothbah 2:1-2)
Meskipun kita memiliki segala kesenangan di dunia ini, namun semuanya itu hanyalah sesaat. Tetap ada satu kekosongan di dalam diri setiap manusia.
3. Mengejar Keberhasilan (Pengkothbah 1:3,4,11)
Banyak orang membangun ’monumen’ pencapaian di hidup mereka, namun hal itu pada akhirnya tidaklah berguna bagi mereka.
4. Mengejar Kekayaan (Pengkothbah 5:10-11)
Orang mungkin berhasil mengumpulkan kekayaan di dunia ini namun itu tidak membuat mereka puas dan bisa menikmatinya. Justru kecintaan akan uang adalah akar dari segala kejahatan.
Pada intinya, hidup di bawah matahari adalah kesia-siaan. Paulus pun menyadari bahwa segala yang pernah dicapainya adalah sampah tanpa adanya Yesus di dalam hidupnya (Filipi 3:7-9). Untuk memiliki hidup yang utuh, kita harus hidup di bawah Terang Tuhan! Dalam hidup yang seperti itu, tidak semua hal akan terlihat dengan mata jasmani kita. Bahkan, kadang keadaan terasa sangat kelam. Namun, langkah hidup kita selalu diatur oleh Tuhan! (Mazmur 119:105) Manusia mungkin akan meninggalkan Anda, namun Tuhan tidak akan meninggalkan Anda!
Hidup di bawah Terang Tuhan artinya mengejar Kerajaan Allah yang membawa kebenaran, damai, dan sukacita! (Matius 6:33) Untuk hidup di bawah Terang Tuhan, kita harus menjaga hati kita (Mazmur 51:10-11). Meskipun ada banyak penentang, kita harus tetap menjaga hati. Kita harus aman di dalam Tuhan! Gada-Nya dan tongkat-Nya akan menjadi kekuatan kita! (Mazmur 23:4). Jangan terkejut apabila keadaan menjadi sangat gelap! Apabila kita menjadi resah, artinya kita sudah hidup di bawah matahari. Kita harus kembali hidup di bawah Terang Tuhan! Datang dan mintalah pada-Nya untuk memberikan kita hati yang murni!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Showing posts with label Kotbah Frans Wowor. Show all posts
Showing posts with label Kotbah Frans Wowor. Show all posts
Sunday, April 11, 2010
FW: Tindakan Kebaikan
Minggu, 28 Februari 2010
Memang benar bahwa kita dibenarkan karena kasih karunia dan bukan oleh perbuatan baik kita. Namun, kita diciptakan dalam Kristus untuk melakukan perbuatan baik (Efesus 2:1-5, 10). Banyak orang di dunia ini membutuhkan kita untuk memberkati mereka. Bahkan kata-kata dorongan yang kita berikan adalah kabar baik bagi mereka yang membutuhkan. Dalam kisah orang Samaria yang baik hati, ditampilkan bagaimana orang-orang yang dikenal baik justru acuh untuk melakukan perbuatan baik. Tidak seharusnya kita menutup mata kita terhadap kebutuhan sesama. Jangan hanya puas dengan memiliki kehidupan yang baik bagi diri kita sendiri! Kita harus peka akan banyaknya kebutuhan di sekitar kita. Saat kita menolong mereka yang membutuhkan, kita sesungguhnya sedang melakukannya bagi Dia! (Matius 25:42-43)
Jangan pernah menyembunyikan diri terhadap kebutuhan orang lain! Saat kita memberikan pertolongan, kita akan dipulihkan dan bersinar! (Yesaya 58:7-11) Nyatanya, banyak orang berteriak memohon pertolongan kepada Tuhan. Padahal Tuhan sesungguhnya mengatakan kepada mereka untuk mau peduli kepada sesamanya. Musuh terbesar kita adalah keegoisan kita sendiri. Seringkali, kita justru tak peduli pada orang lain. Tanpa disadari dengan demikian kita sedang memuja diri kita sendiri. Justru di saat kita mau menolong orang, kita sedang melepaskan ego kita. Berhenti untuk berfokus pada diri Anda sendiri! Yesus sendiri telah memberi teladan bahwa kedatangan-Nya adalah untuk melayani dan bukan dilayani. Kita harus memulai kepekaan kita akan sesama dari rumah kita sendiri. Jika kita ingin menerima sesuatu, berilah terlebih dahulu!
Tuhan mengatakan bahwa kita harus melakukan perbuatan baik sebelum kita berperkara dengan-Nya (Yesaya 1:16-19). Saat kita memilih untuk mengasihi dan memaafkan, kegelapan akan menyingkir dari kita! Bahkan jika kita diperlakukan tidak adil pun, kita tetap harus berbuat baik. Janganlah menyimpan kesalahan orang lain karena itu akan menyiksa diri kita sendiri. Berilah, maka Anda akan diberi! Ketika kita memberi, kita tidaklah kehilangan apa pun! Keadilan bukanlah mengenai yang benar menekan yang salah, namun bagaimana yang kuat menolong yang lemah. Lakukanlah ini terlebih dahulu pada keluarga Anda! Jika kita taat dan mau mendengar Tuhan, kita akan menerima kebaikan-Nya! Saat orang melihat perbuatan baik kita, nama Tuhan akan dimuliakan! (Matius 5:16)
Oleh: Ps.Frans & Mrs.Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Memang benar bahwa kita dibenarkan karena kasih karunia dan bukan oleh perbuatan baik kita. Namun, kita diciptakan dalam Kristus untuk melakukan perbuatan baik (Efesus 2:1-5, 10). Banyak orang di dunia ini membutuhkan kita untuk memberkati mereka. Bahkan kata-kata dorongan yang kita berikan adalah kabar baik bagi mereka yang membutuhkan. Dalam kisah orang Samaria yang baik hati, ditampilkan bagaimana orang-orang yang dikenal baik justru acuh untuk melakukan perbuatan baik. Tidak seharusnya kita menutup mata kita terhadap kebutuhan sesama. Jangan hanya puas dengan memiliki kehidupan yang baik bagi diri kita sendiri! Kita harus peka akan banyaknya kebutuhan di sekitar kita. Saat kita menolong mereka yang membutuhkan, kita sesungguhnya sedang melakukannya bagi Dia! (Matius 25:42-43)
Jangan pernah menyembunyikan diri terhadap kebutuhan orang lain! Saat kita memberikan pertolongan, kita akan dipulihkan dan bersinar! (Yesaya 58:7-11) Nyatanya, banyak orang berteriak memohon pertolongan kepada Tuhan. Padahal Tuhan sesungguhnya mengatakan kepada mereka untuk mau peduli kepada sesamanya. Musuh terbesar kita adalah keegoisan kita sendiri. Seringkali, kita justru tak peduli pada orang lain. Tanpa disadari dengan demikian kita sedang memuja diri kita sendiri. Justru di saat kita mau menolong orang, kita sedang melepaskan ego kita. Berhenti untuk berfokus pada diri Anda sendiri! Yesus sendiri telah memberi teladan bahwa kedatangan-Nya adalah untuk melayani dan bukan dilayani. Kita harus memulai kepekaan kita akan sesama dari rumah kita sendiri. Jika kita ingin menerima sesuatu, berilah terlebih dahulu!
Tuhan mengatakan bahwa kita harus melakukan perbuatan baik sebelum kita berperkara dengan-Nya (Yesaya 1:16-19). Saat kita memilih untuk mengasihi dan memaafkan, kegelapan akan menyingkir dari kita! Bahkan jika kita diperlakukan tidak adil pun, kita tetap harus berbuat baik. Janganlah menyimpan kesalahan orang lain karena itu akan menyiksa diri kita sendiri. Berilah, maka Anda akan diberi! Ketika kita memberi, kita tidaklah kehilangan apa pun! Keadilan bukanlah mengenai yang benar menekan yang salah, namun bagaimana yang kuat menolong yang lemah. Lakukanlah ini terlebih dahulu pada keluarga Anda! Jika kita taat dan mau mendengar Tuhan, kita akan menerima kebaikan-Nya! Saat orang melihat perbuatan baik kita, nama Tuhan akan dimuliakan! (Matius 5:16)
Oleh: Ps.Frans & Mrs.Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Surprise dari Tuhan
Minggu, 28 Maret 2010
Tuhan senang memberi kita kejutan (surprise). Itu menandakan betapa Dia mengasihi kita karena kejutan itu membahagiakan kita. Sebagai Bapa, Dia begitu antusias untuk memberi kita kejutan. Bahkan kasihnya lebih dari orang tua kita sendiri. Dia melihat pancaran bahagia di wajah kita saat kita mendapatkan kejutan tersebut. Dalam kehidupan keseharian kita pun, Tuhan tetap dapat memberikan kita kejutan. Kita harus bersiap untuk menerimanya! Selama kita mendengarkan suara-Nya dengan seksama dan setia, semua kebaikan-Nya akan datang di hidup kita (Ulangan 28:1-2). Marilah kita mengharapkan keajaiban dari-Nya di minggu menjelang Paskah ini!
Kita tidak perlu tahu bagaimana keajaiban dapat terjadi. Kita hanya perlu untuk percaya dan beriman. Bahkan hal yang kita sangka mustahil sekalipun dapat terjadi. Seperti Gideon yang secara tiba-tiba bangkit menjadi seorang pahlawan perkasa meskipun sebelumnya dia seorang penakut. Itu menunjukkan bahwa keajaiban tidak bergantung pada keadaan kita. Tuhan selalu melihat kita mampu melakukan hal-hal yang besar. Meskipun tampak mustahil, segalanya mungkin bagi Dia! Kita perlu terus percaya bahwa kemurahan Tuhan ada bersama kita. Meskipun banyak tantangan dan penghalang di depan kita, bagi-Nya tidak menjadi masalah. Seperti Bangsa Israel yang dibawa Tuhan untuk menyeberangi Laut Merah. Satu sentuhan kemurahan Tuhan akan mengubah kegelapan menjadi terang. Kita dapat belajar dari Daud, seorang yang tidak dianggap di keluarganya namun tetap diurapi sebagi raja. Kita perlu berharap dan menantikan kejutan yang telah dipersiapkan Tuhan bagi kita. Dia telah menyediakan segala yang belum pernah kita lihat ataupun bayangkan (1 Korintus 2:9). Pikiran-Nya jauh berbeda dengan pikiran kita.
Tuhan tidak pernah kehilangan ide untuk memberi kita kejutan. Penyediaannya berlimpah bagi kita. Sukacita dan damai sejahtera tersedia bagi kita. Potensi yang ditaruh Tuhan di dalam kita sungguh besar. Kita harus mengembangkannya untuk kemuliaan nama-Nya, bukan untuk kita. Ester menerima kejutan dari raja dan menjadi ratu meskipun dia tidak pernah membayangkannya (Ester 2:17). Hal yang sama pun dapat terjadi pada kita! Marilah kita mempersiapkan hati kita untuk menerima kejutan dari Tuhan! Singkirkanlah segala hal yang membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain! Kita harus merendahkan diri dan membiarkan Tuhan mengangkat kita dengan kejutan-Nya!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Tuhan senang memberi kita kejutan (surprise). Itu menandakan betapa Dia mengasihi kita karena kejutan itu membahagiakan kita. Sebagai Bapa, Dia begitu antusias untuk memberi kita kejutan. Bahkan kasihnya lebih dari orang tua kita sendiri. Dia melihat pancaran bahagia di wajah kita saat kita mendapatkan kejutan tersebut. Dalam kehidupan keseharian kita pun, Tuhan tetap dapat memberikan kita kejutan. Kita harus bersiap untuk menerimanya! Selama kita mendengarkan suara-Nya dengan seksama dan setia, semua kebaikan-Nya akan datang di hidup kita (Ulangan 28:1-2). Marilah kita mengharapkan keajaiban dari-Nya di minggu menjelang Paskah ini!
Kita tidak perlu tahu bagaimana keajaiban dapat terjadi. Kita hanya perlu untuk percaya dan beriman. Bahkan hal yang kita sangka mustahil sekalipun dapat terjadi. Seperti Gideon yang secara tiba-tiba bangkit menjadi seorang pahlawan perkasa meskipun sebelumnya dia seorang penakut. Itu menunjukkan bahwa keajaiban tidak bergantung pada keadaan kita. Tuhan selalu melihat kita mampu melakukan hal-hal yang besar. Meskipun tampak mustahil, segalanya mungkin bagi Dia! Kita perlu terus percaya bahwa kemurahan Tuhan ada bersama kita. Meskipun banyak tantangan dan penghalang di depan kita, bagi-Nya tidak menjadi masalah. Seperti Bangsa Israel yang dibawa Tuhan untuk menyeberangi Laut Merah. Satu sentuhan kemurahan Tuhan akan mengubah kegelapan menjadi terang. Kita dapat belajar dari Daud, seorang yang tidak dianggap di keluarganya namun tetap diurapi sebagi raja. Kita perlu berharap dan menantikan kejutan yang telah dipersiapkan Tuhan bagi kita. Dia telah menyediakan segala yang belum pernah kita lihat ataupun bayangkan (1 Korintus 2:9). Pikiran-Nya jauh berbeda dengan pikiran kita.
Tuhan tidak pernah kehilangan ide untuk memberi kita kejutan. Penyediaannya berlimpah bagi kita. Sukacita dan damai sejahtera tersedia bagi kita. Potensi yang ditaruh Tuhan di dalam kita sungguh besar. Kita harus mengembangkannya untuk kemuliaan nama-Nya, bukan untuk kita. Ester menerima kejutan dari raja dan menjadi ratu meskipun dia tidak pernah membayangkannya (Ester 2:17). Hal yang sama pun dapat terjadi pada kita! Marilah kita mempersiapkan hati kita untuk menerima kejutan dari Tuhan! Singkirkanlah segala hal yang membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain! Kita harus merendahkan diri dan membiarkan Tuhan mengangkat kita dengan kejutan-Nya!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Saturday, February 6, 2010
FW: Pengendalian Diri Membuka Pintu Berkat
Minggu, 31 Januari 2010
Sering kita terheran-heran mengetahui seorang yang tampak baik melakukan perbuatan tidak semestinya. Kenyataannya, kehidupan seseorang selalu dilihat dari ‘buah’ atau perbuatannya (Matius 7:16-18). Kita akan mengetahui baik tidaknya buah pada saat kita memakannya. Jadi, hal yang terpenting untuk menghasilkan ‘buah’ yang baik adalah dari dalam diri kita. Biarlah buah Roh ada di dalam kita (Galatia 5:22-23). Dengan buah tersebutlah, orang akan melihat ada Tuhan di dalam hidup kita. Kedewasaan rohani kita tidak diukur dari seberapa hebat kita melakukan kegiatan rohani, namun dari kemampuan kita mengendalikan diri kita. Kita dapat belajar dari Daud yang mampu mengendalikan diri pada saat haknya direbut. Seringkali kita kehilangan pengendalian diri pada saat hak kita diambil.
Ada banyak keinginan dalam diri kita, namun kita harus dapat bersabar menunggu waktunya. Kita harus ingat bahwa rencana Tuhan di hidup kita tidak akan gagal!
1. Mengejar Buah Roh!
Kita harus mengejar kasih (1 Korintus 14:1), dan bukannya popularitas, promosi, dsb. Karena hal-hal itu akan datang dengan sendirinya. Hal yang terpenting adalah pengendalian diri, kelemahlembutan, kebaikan, dan semua buah Roh. Dalam mengejar buah Roh tersebut ada usaha yang harus dilakukan karena hal itu tidaklah mudah. Namun, semuanya itu bernilai kekal!
2. Hidup terdiri dari berbagai musim!
Ada waktu untuk segala sesuatu (Pengkotbah 3:1), namun apabila kita berakar pada Firman Tuhan maka kita akan selalu berbuah! Kita harus dapat menikmati keindahan setiap musim. Di saat-saat yang sulit sekalipun, kita harus ingat bahwa itu hanyalah suatu musim yang akan berlalu. Jangan hanya mengerutu dan mengeluh! Tetaplah tenang dan nikmatilah musim itu karena Dia membuat segala sesuatu indah pada waktunya yaitu sesuatu yang kekal! (Pengkotbah 3:11) Kita hanya perlu untuk percaya pada-Nya!
3. Tinggal di dalam Dia! (Yohanes 15:5)
Dalam masa-masa yang sulit pun, kita harus tetap tinggal di dalam Dia! Di musim potong, kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang membuat kita sedih dan tidak nyaman. Namun, ketahuilah bahwa Tuhan sesungguhnya sedang membersihkan kita! Dia sedang mempersiapkan kita untuk menghasilkan lebih banyak buah! Kita perlu menunggu dengan sabar seperti seorang petani yang menantikan tuaiannya. Bersabarlah dalam setiap musim yang sedang Anda jalani! Berkat yang besar tersedia bagi mereka yang sabar! (Amsal 16:32)
Oleh: Ps. Frans & Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Sering kita terheran-heran mengetahui seorang yang tampak baik melakukan perbuatan tidak semestinya. Kenyataannya, kehidupan seseorang selalu dilihat dari ‘buah’ atau perbuatannya (Matius 7:16-18). Kita akan mengetahui baik tidaknya buah pada saat kita memakannya. Jadi, hal yang terpenting untuk menghasilkan ‘buah’ yang baik adalah dari dalam diri kita. Biarlah buah Roh ada di dalam kita (Galatia 5:22-23). Dengan buah tersebutlah, orang akan melihat ada Tuhan di dalam hidup kita. Kedewasaan rohani kita tidak diukur dari seberapa hebat kita melakukan kegiatan rohani, namun dari kemampuan kita mengendalikan diri kita. Kita dapat belajar dari Daud yang mampu mengendalikan diri pada saat haknya direbut. Seringkali kita kehilangan pengendalian diri pada saat hak kita diambil.
Ada banyak keinginan dalam diri kita, namun kita harus dapat bersabar menunggu waktunya. Kita harus ingat bahwa rencana Tuhan di hidup kita tidak akan gagal!
1. Mengejar Buah Roh!
Kita harus mengejar kasih (1 Korintus 14:1), dan bukannya popularitas, promosi, dsb. Karena hal-hal itu akan datang dengan sendirinya. Hal yang terpenting adalah pengendalian diri, kelemahlembutan, kebaikan, dan semua buah Roh. Dalam mengejar buah Roh tersebut ada usaha yang harus dilakukan karena hal itu tidaklah mudah. Namun, semuanya itu bernilai kekal!
2. Hidup terdiri dari berbagai musim!
Ada waktu untuk segala sesuatu (Pengkotbah 3:1), namun apabila kita berakar pada Firman Tuhan maka kita akan selalu berbuah! Kita harus dapat menikmati keindahan setiap musim. Di saat-saat yang sulit sekalipun, kita harus ingat bahwa itu hanyalah suatu musim yang akan berlalu. Jangan hanya mengerutu dan mengeluh! Tetaplah tenang dan nikmatilah musim itu karena Dia membuat segala sesuatu indah pada waktunya yaitu sesuatu yang kekal! (Pengkotbah 3:11) Kita hanya perlu untuk percaya pada-Nya!
3. Tinggal di dalam Dia! (Yohanes 15:5)
Dalam masa-masa yang sulit pun, kita harus tetap tinggal di dalam Dia! Di musim potong, kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang membuat kita sedih dan tidak nyaman. Namun, ketahuilah bahwa Tuhan sesungguhnya sedang membersihkan kita! Dia sedang mempersiapkan kita untuk menghasilkan lebih banyak buah! Kita perlu menunggu dengan sabar seperti seorang petani yang menantikan tuaiannya. Bersabarlah dalam setiap musim yang sedang Anda jalani! Berkat yang besar tersedia bagi mereka yang sabar! (Amsal 16:32)
Oleh: Ps. Frans & Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Monday, November 9, 2009
FW: Kunci Kemengang di Hari Esok
Masa depan yang penuh pengharapan (A Hopeful Tomorrow) telah diberikan Tuhan pada kita. Kita hanya belum mengalaminya saja. Jadi, saat kita berpikir tentang hari esok, seharusnya kita bersemangat! Kita tidak perlu khawatir tentang masa depan (Matius 6:34). Kita dapat tertawa tentang masa depan kita (Amsal 31:25). Namun, bagaimana jika masa depan kita terlihat gelap? Yakub merasa ketakutan saat mengetahui bahwa anak-anaknya membuat kekacauan dan membunuh Sikhem (Kejadian 34:30). Dalam situasi demikian, dia memutuskan untuk datang pada Tuhan (Kejadian 35:2-5). Lalu, Tuhan pun menyelamatkan dia! Saat merasa tidak yakin akan masa depannya, Yosua pun berkata pada orang Israel untuk menguduskan diri mereka karena Tuhan akan melakukan perbuatan ajaib(Yosua 3:5).
Tidak peduli bagaimana buruknya keadaan di sekeliling Anda, tetap ada mukjizat yang Tuhan sediakan bagi Anda! Untuk mengalaminya, kita perlu menguduskan diri kita. Menguduskan diri bukan berarti kita harus mencapai tingkatan rohani tertentu atau mencapai kesempurnaan.
Menguduskan diri berarti:
1. Merindukan dan menginginkan Tuhan!
Berdoalah pada-Nya, baca Firman-Nya! Jika kita ingin melihat mukjizat-Nya, terlebih dahulu kita harus merindukan Dia!
2. Menanggalkan semua beban dosa!
Kita harus menanggalkan setiap kebiasaan buruk yang menghalangi hubungan kita dengan Tuhan! (Yesaya 59:2) Kita bahkan harus meninggalkan setiap hubungan yang membawa kita jauh dari Tuhan!
3. Jangan takut, tetap percaya!
Kita perlu tetap yakin akan apa yang kita percaya. Kita tidak perlu menjadi takut dan khawatir! Tuhan akan melakukan hal yang baru buat kita, Dia membuat jalan di tengah padang! (Yesaya 43:19) Karena Dia hidup, kita pun hidup! Keadaan keluarga kita, pekerjaan kita, keuangan kita akan hidup kembali! Karena Tuhan hidup, ada masa depan yang penuh pengharapan! (Yohanes 14:19)
Oleh: Ps.Jahja Gani
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Tidak peduli bagaimana buruknya keadaan di sekeliling Anda, tetap ada mukjizat yang Tuhan sediakan bagi Anda! Untuk mengalaminya, kita perlu menguduskan diri kita. Menguduskan diri bukan berarti kita harus mencapai tingkatan rohani tertentu atau mencapai kesempurnaan.
Menguduskan diri berarti:
1. Merindukan dan menginginkan Tuhan!
Berdoalah pada-Nya, baca Firman-Nya! Jika kita ingin melihat mukjizat-Nya, terlebih dahulu kita harus merindukan Dia!
2. Menanggalkan semua beban dosa!
Kita harus menanggalkan setiap kebiasaan buruk yang menghalangi hubungan kita dengan Tuhan! (Yesaya 59:2) Kita bahkan harus meninggalkan setiap hubungan yang membawa kita jauh dari Tuhan!
3. Jangan takut, tetap percaya!
Kita perlu tetap yakin akan apa yang kita percaya. Kita tidak perlu menjadi takut dan khawatir! Tuhan akan melakukan hal yang baru buat kita, Dia membuat jalan di tengah padang! (Yesaya 43:19) Karena Dia hidup, kita pun hidup! Keadaan keluarga kita, pekerjaan kita, keuangan kita akan hidup kembali! Karena Tuhan hidup, ada masa depan yang penuh pengharapan! (Yohanes 14:19)
Oleh: Ps.Jahja Gani
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Tuesday, November 3, 2009
FW: Ujian Terberat Saudara
Ujian terbesar dalam hidup kita adalah pada saat kita sukses. Saat kita berada di bawah, tidak ada lagi ruang untuk kita jatuh. Namun saat kita berada di atas, ada banyak ruang untuk jatuh. Banyak orang yang dekat dengan Tuhan hanya pada saat keadaan sulit. Di waktu itu, dengan rajin mereka mencari Tuhan. Sesungguhnya, Tuhan ingin kita datang pada-Nya juga di saat sukses! Apakah kita terlalu sibuk untuk Dia? Seberapa sering kita menyediakan waktu kita bagi-Nya?
Di setiap waktu, kita harus senantiasa mengucap syukur pada-Nya! Raja Hizkia adalah salah satu contoh orang yang dikabulkan doanya di saat usianya akan berakhir (2 Raja-Raja 20:1-5, 12-15). Tuhan pun mendengar doanya dan memperpanjang umurnya untuk hidup bahkan memberinya kesuksesan yang lebih besar! Namun di saat Raja Babel mengirimkan utusannya untuk melihat keadaannya setelah sembuh dari sakit, Hizkia malah menyombongkan kekayaannya. Sikap yang salah ini membawa kehancuran bukan hanya bagi dia namun juga keturunannya. Di cerita yang lain, Daud pun jatuh ke dalam dosa perzinahan di saat dia sedang menikmati kesuksesannya (2 Samuel 11:1-2). Jika kita tidak peka, kita tidak akan sadar bahwa serangan sebenarnya sudah datang. Kita harus selalu bertanya pada diri sendiri, seberapa sering kita datang pada Tuhan! Jika kita mencoba untuk berpegang pada keberhasilan kita, kita akan jatuh. Berpeganglah hanya pada Tuhan! Dialah kota benteng dan tempat perlindungan kita!
Joshua pun mengalami situasi yang mirip setelah dia mengalahkan Yerikho. Dia berdoa dengan sungguh karena dia begitu ketakutan saat akan memasuki Yerikho. Di situlah Tuhan berperang bagi dia! Namun saat dia akan menyerang kota kecil Ai, dia mendengarkan suara yang meremehkan kota tersebut dan bukan suara Tuhan. Justru di situlah mereka mengalami kekalahan! Seringkali kita mengambil alih tuntunan Tuhan dalam hidup kita. Kita mungkin berpikir bahwa itu hanya masalah kecil, kita dapat mengatasinya. Ingatlah bahwa orang justru jatuh di hal-hal yang kecil! Bersandarlah pada Tuhan senantiasa! Datanglah padanya selalu, bukan hanya di saat krisis! Dia tidak hanya ingin melihat Anda menangis, namun juga tertawa di hadapan-Nya! Dia selalu berbicara pada kita. Masalahnya, apakah kita mau selalu mendengar-Nya? Jadilah setia pada Tuhan!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Di setiap waktu, kita harus senantiasa mengucap syukur pada-Nya! Raja Hizkia adalah salah satu contoh orang yang dikabulkan doanya di saat usianya akan berakhir (2 Raja-Raja 20:1-5, 12-15). Tuhan pun mendengar doanya dan memperpanjang umurnya untuk hidup bahkan memberinya kesuksesan yang lebih besar! Namun di saat Raja Babel mengirimkan utusannya untuk melihat keadaannya setelah sembuh dari sakit, Hizkia malah menyombongkan kekayaannya. Sikap yang salah ini membawa kehancuran bukan hanya bagi dia namun juga keturunannya. Di cerita yang lain, Daud pun jatuh ke dalam dosa perzinahan di saat dia sedang menikmati kesuksesannya (2 Samuel 11:1-2). Jika kita tidak peka, kita tidak akan sadar bahwa serangan sebenarnya sudah datang. Kita harus selalu bertanya pada diri sendiri, seberapa sering kita datang pada Tuhan! Jika kita mencoba untuk berpegang pada keberhasilan kita, kita akan jatuh. Berpeganglah hanya pada Tuhan! Dialah kota benteng dan tempat perlindungan kita!
Joshua pun mengalami situasi yang mirip setelah dia mengalahkan Yerikho. Dia berdoa dengan sungguh karena dia begitu ketakutan saat akan memasuki Yerikho. Di situlah Tuhan berperang bagi dia! Namun saat dia akan menyerang kota kecil Ai, dia mendengarkan suara yang meremehkan kota tersebut dan bukan suara Tuhan. Justru di situlah mereka mengalami kekalahan! Seringkali kita mengambil alih tuntunan Tuhan dalam hidup kita. Kita mungkin berpikir bahwa itu hanya masalah kecil, kita dapat mengatasinya. Ingatlah bahwa orang justru jatuh di hal-hal yang kecil! Bersandarlah pada Tuhan senantiasa! Datanglah padanya selalu, bukan hanya di saat krisis! Dia tidak hanya ingin melihat Anda menangis, namun juga tertawa di hadapan-Nya! Dia selalu berbicara pada kita. Masalahnya, apakah kita mau selalu mendengar-Nya? Jadilah setia pada Tuhan!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Menemukan Keberhasilan dalam Kegagalan
Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Tapi ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah melupakan kita! Dan dia tidak pernah terlambat menolong Anda! Hal terpenting saat kita mengalami kegagalan adalah bagaimana kita menanggapinya. Kita hanya perlu bertobat dan berbalik kepada Tuhan. Itulah yang dilakukan Daud setelah dia jatuh dan membunuh suami orang. Setelah dia bertobat, hubungannya dengan Tuhan pun dipulihkan dan semakin baik. Yosua pun mengalami hal yang sama setelah gagal merebut kota Ai yang kecil. Setelah dia berseru dan memohon ampun pada Tuhan, Tuhan pun menyertai Yosua dan memenangkan kota Ai.
Ada banyak kesalahan yang kita buat di dalam hidup. Beberapa orang mengalaminya di dalam pekerjaan mereka, yang lain di area keluarga, dan ada pula yang mengalaminya di bidang keuangan. Kegagalan dapat terjadi kapan saja di hidup kita. Hampir 99% kegagalan itu terjadi karena kesalahan kita sendiri. Oleh karena itu, kita perlu senantiasa ber-introspeksi. Alkitab mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna (Yakobus 3:2). Mungkin saja kita menyakiti orang lain tanpa kita sadari. Hal yang berbahaya adalah apabila kita mulai membela diri dan membenarkan tindakan kita. Akibatnya, kita melakukannya berulang-ulang. Benjamin Franklin berkata bahwa definisi kebodohan adalah mengulangi tindakan yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda.
Orang cenderung untuk membela diri karena kesombongan mereka. Tuhan mengharapkan kita rendah hati, Dia menentang orang yang sombong (1 Petrus 5:5). Saat kita mau merendahkan hati, Dia akan menolong kita!
Langkah apa saja yang perlu kita lakukan?
1. Kenali kesalahan kita dan mengambil tanggung jawab!
Saat kita menyadari kesalahan dan kebiasaan buruk kita, buatlah keputusan untuk berubah! Berhentilah untuk mencari alasan pembenaran! Kita perlu jujur kepada diri kita sendiri.
2. Menyadari pola pikir kita yang salah!
Kesombongan berawal dari pola pikir kita yang salah. Ini bahkan tidak berhubungan dengan kehidupan doa Anda. Kita perlu secara sadar mengubahnya.
3. Membuat janji untuk tidak jatuh lagi!
Janji yang perlu kita buat adalah pada diri kita sendiri, bukan pada orang lain! Berjanjilah untuk tidak jatuh lagi ke dalam kesalahan yang sama!
Kesalahan yang kita buat bukanlah hasil karya orang lain, namun berasal dari diri kita sendiri. Dan Tuhan menantikan Anda untuk berbalik pada-Nya dan bertobat!
(Mazmur 121:2-3)
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Ada banyak kesalahan yang kita buat di dalam hidup. Beberapa orang mengalaminya di dalam pekerjaan mereka, yang lain di area keluarga, dan ada pula yang mengalaminya di bidang keuangan. Kegagalan dapat terjadi kapan saja di hidup kita. Hampir 99% kegagalan itu terjadi karena kesalahan kita sendiri. Oleh karena itu, kita perlu senantiasa ber-introspeksi. Alkitab mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna (Yakobus 3:2). Mungkin saja kita menyakiti orang lain tanpa kita sadari. Hal yang berbahaya adalah apabila kita mulai membela diri dan membenarkan tindakan kita. Akibatnya, kita melakukannya berulang-ulang. Benjamin Franklin berkata bahwa definisi kebodohan adalah mengulangi tindakan yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda.
Orang cenderung untuk membela diri karena kesombongan mereka. Tuhan mengharapkan kita rendah hati, Dia menentang orang yang sombong (1 Petrus 5:5). Saat kita mau merendahkan hati, Dia akan menolong kita!
Langkah apa saja yang perlu kita lakukan?
1. Kenali kesalahan kita dan mengambil tanggung jawab!
Saat kita menyadari kesalahan dan kebiasaan buruk kita, buatlah keputusan untuk berubah! Berhentilah untuk mencari alasan pembenaran! Kita perlu jujur kepada diri kita sendiri.
2. Menyadari pola pikir kita yang salah!
Kesombongan berawal dari pola pikir kita yang salah. Ini bahkan tidak berhubungan dengan kehidupan doa Anda. Kita perlu secara sadar mengubahnya.
3. Membuat janji untuk tidak jatuh lagi!
Janji yang perlu kita buat adalah pada diri kita sendiri, bukan pada orang lain! Berjanjilah untuk tidak jatuh lagi ke dalam kesalahan yang sama!
Kesalahan yang kita buat bukanlah hasil karya orang lain, namun berasal dari diri kita sendiri. Dan Tuhan menantikan Anda untuk berbalik pada-Nya dan bertobat!
(Mazmur 121:2-3)
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Friday, October 23, 2009
FW: Jangan Sia-siakan Waktu Anda
Minggu lalu, kita belajar bagaimana Hagar, yang sudah tinggal bersama Abraham dan Sara selama puluhan tahun, tidak berhasil mengubah pola pikirnya di waktu sepanjang itu. Sebaliknya, Ruth yang berasal dari Moab, bangsa yang terkenal kejam, memutuskan untuk berubah, mengikut Tuhan, dan berhasil. Di dalam hidup ini, jika kita terus saja bertahan dengan pola pikir yang lama dan hanya berkutat dengan pikiran yang negatif dan kesalahan masa lalu kita, sebenarnya kita pun sedang menghabiskan waktu kita. Tuhan menginginkan kita untuk memanfaatkan waktu kita sebaik-baiknya karena waktu yang dianugerahkan Tuhan sangatlah berharga. Waktu bahkan lebih berharga daripada uang. Anda dapat mengembalikan uang yang terhilang, namun hari yang telah lalu tidak dapat diulang kembali. Hanya pola pikir yang positif dapat membuat waktu Anda menjadi berharga!
Banyak orang yang tidak tahu cara mempergunakan waktu dengan bijaksana. Sejatinya, saat kita bangun pagi Tuhan selalu memberikan hadiah yang paling berharga yaitu HARI INI! Janganlah menyia-nyiakannya dengan bersungut-sungut! Saat kita bersungut-sungut, segala hal akan tampak serba salah. Kita harus mempergunakan waktu kita dengan bijaksana (Mazmur 90:12). Saat kita menatanya dengan bijaksana, sesungguhnya kita sedang berinvestasi untuk masa depan kita. Waktu berlalu dengan cepat, oleh karenanya kita perlu memeriksa apakah kita telah mempergunakannya dengan baik (Yakobus 4:14).
Begitu berharganya hidup kita, maka Yesus turun ke dalam dunia. Karena kita berharga, maka Tuhan selalu memberikan hari yang baru bagi kita. Mulailah menghargai hari-hari yang diberikan Tuhan dan berhenti mengeluh! Jangan berfokus pada apa yang tidak Anda miliki, namun mulailah bersyukur untuk apa yang Anda miliki! Kita harus mengucap syukur dalam segala sesuatu. Alih-alih melihat keburukan orang, kita harus bisa melihat kebaikan dalam diri mereka. Nikmati setiap musim yang sedang Anda jalani atau Anda akan melewatkan hal-hal baik yang terjadi! Sudah saatnya kita meninggalkan kesalahan masa lalu kita, dan mulai berjalan ke masa depan yang penuh pengharapan! Tuhan sudah mempersiapkan pemulihan dari apa yang telah hilang dan tercuri jika kita berbalik kepada-Nya!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Banyak orang yang tidak tahu cara mempergunakan waktu dengan bijaksana. Sejatinya, saat kita bangun pagi Tuhan selalu memberikan hadiah yang paling berharga yaitu HARI INI! Janganlah menyia-nyiakannya dengan bersungut-sungut! Saat kita bersungut-sungut, segala hal akan tampak serba salah. Kita harus mempergunakan waktu kita dengan bijaksana (Mazmur 90:12). Saat kita menatanya dengan bijaksana, sesungguhnya kita sedang berinvestasi untuk masa depan kita. Waktu berlalu dengan cepat, oleh karenanya kita perlu memeriksa apakah kita telah mempergunakannya dengan baik (Yakobus 4:14).
Begitu berharganya hidup kita, maka Yesus turun ke dalam dunia. Karena kita berharga, maka Tuhan selalu memberikan hari yang baru bagi kita. Mulailah menghargai hari-hari yang diberikan Tuhan dan berhenti mengeluh! Jangan berfokus pada apa yang tidak Anda miliki, namun mulailah bersyukur untuk apa yang Anda miliki! Kita harus mengucap syukur dalam segala sesuatu. Alih-alih melihat keburukan orang, kita harus bisa melihat kebaikan dalam diri mereka. Nikmati setiap musim yang sedang Anda jalani atau Anda akan melewatkan hal-hal baik yang terjadi! Sudah saatnya kita meninggalkan kesalahan masa lalu kita, dan mulai berjalan ke masa depan yang penuh pengharapan! Tuhan sudah mempersiapkan pemulihan dari apa yang telah hilang dan tercuri jika kita berbalik kepada-Nya!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Iman Seperti Maria
Hidup ini bukanlah sekedar hari-hari yang berlalu begitu saja. Ada tujuan yang Tuhan tetapkan bagi kita untuk membuat perbedaan dalam sejarah. Dengan iman, kita dapat membuat perubahan! Contoh pahlawan iman yang disebutkan dalam Alkitab adalah Maria, yang dipilih Tuhan untuk menjadi ibu bagi Kristus yang mengubah dunia (Lukas 1:26). Beberapa teladan Maria yang membuat dia dipilih Tuhan adalah:
1. Dia terbuka
Agar sejarah dapat terjadi di dalam hidup kita, kita harus terbuka terhadap rencana Tuhan. Karena, saat Tuhan datang dalam hidup kita, seluruh rencana awal kita dapat berubah total! Mungkin kita sudah menyusun rencana kita sebaik mungkin, namun Tuhan lah yang memiliki rencana paling sempurna bagi kita. Kita harus belajar dari Maria yang rela untuk diubahkan agar kehendak Tuhan terjadi dalam hidupnya. Sesungguhnya, Tuhan mencari hati yang mau dibentuk! Meskipun kadang kita tidak merasa nyaman karenanya, namun saat kita bersedia Tuhan akan membawa hal yang terbaik bagi kita!
2. Dia rendah hati
Maria menyadari bahwa segala hal dalam hidupnya adalah semata-mata kasih karunia Tuhan. Meskipun hidup dan rencananya berubah total, namun dia bersedia untuk menyerahkannya. Saat kita merelakan sesuatu, kita akan diberi. Sebaliknya, saat kita berusaha mempertahankannya, maka kita akan kehilangan. Saat kita merendahkan diri di bawah kehendak Tuhan, maka Dia akan melimpahkan kita dengan kasih karunia yang selalu cukup. Meskipun kita mungkin mengalami masalah, namun itu hanya untuk mengangkat kita, bukan menjatuhkan kita.
3. Dia adalah seorang hamba
Saat Tuhan memberikan kita tanggung jawab baru yang belum pernah diambil siapapun sebelumnya, kita tidak perlu takut. Tidak ada yang terlalu mustahil bagi Tuhan! Mungkin kita tidak bisa membayangkan bagaimana caranya, tapi percayalah bahwa itu akan terjadi! Tidak ada yang terlalu sulit bagi Dia dan Dia dapat melakukan apa saja di hidup kita. Yang perlu kita lakukan adalah mengambil SATU langkah saja setiap hari di hidup kita! Mungkin kita menyangka bahwa langkah kita terlalu kecil dan tidak berarti, namun Tuhan akan bekerja secara luar biasa di tengah ketidaktahuan kita itu. Dia mengatur segalanya untuk kebaikan kita.
4. Dia memiliki iman
Meskipun Maria tidak tahu apa yang akan terjadi, namun dia tetap percaya. Karena imannya itu, dunia pun berubah! Mungkin saat itu dia mengalami ketakutan, namun dia tetap memutuskan untuk mentaati Firman Tuhan. Dari dia lah kita dapat belajar bagaimana iman seorang ibu dapat membawa keselamatan bagi umat manusia.
Oleh: Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
1. Dia terbuka
Agar sejarah dapat terjadi di dalam hidup kita, kita harus terbuka terhadap rencana Tuhan. Karena, saat Tuhan datang dalam hidup kita, seluruh rencana awal kita dapat berubah total! Mungkin kita sudah menyusun rencana kita sebaik mungkin, namun Tuhan lah yang memiliki rencana paling sempurna bagi kita. Kita harus belajar dari Maria yang rela untuk diubahkan agar kehendak Tuhan terjadi dalam hidupnya. Sesungguhnya, Tuhan mencari hati yang mau dibentuk! Meskipun kadang kita tidak merasa nyaman karenanya, namun saat kita bersedia Tuhan akan membawa hal yang terbaik bagi kita!
2. Dia rendah hati
Maria menyadari bahwa segala hal dalam hidupnya adalah semata-mata kasih karunia Tuhan. Meskipun hidup dan rencananya berubah total, namun dia bersedia untuk menyerahkannya. Saat kita merelakan sesuatu, kita akan diberi. Sebaliknya, saat kita berusaha mempertahankannya, maka kita akan kehilangan. Saat kita merendahkan diri di bawah kehendak Tuhan, maka Dia akan melimpahkan kita dengan kasih karunia yang selalu cukup. Meskipun kita mungkin mengalami masalah, namun itu hanya untuk mengangkat kita, bukan menjatuhkan kita.
3. Dia adalah seorang hamba
Saat Tuhan memberikan kita tanggung jawab baru yang belum pernah diambil siapapun sebelumnya, kita tidak perlu takut. Tidak ada yang terlalu mustahil bagi Tuhan! Mungkin kita tidak bisa membayangkan bagaimana caranya, tapi percayalah bahwa itu akan terjadi! Tidak ada yang terlalu sulit bagi Dia dan Dia dapat melakukan apa saja di hidup kita. Yang perlu kita lakukan adalah mengambil SATU langkah saja setiap hari di hidup kita! Mungkin kita menyangka bahwa langkah kita terlalu kecil dan tidak berarti, namun Tuhan akan bekerja secara luar biasa di tengah ketidaktahuan kita itu. Dia mengatur segalanya untuk kebaikan kita.
4. Dia memiliki iman
Meskipun Maria tidak tahu apa yang akan terjadi, namun dia tetap percaya. Karena imannya itu, dunia pun berubah! Mungkin saat itu dia mengalami ketakutan, namun dia tetap memutuskan untuk mentaati Firman Tuhan. Dari dia lah kita dapat belajar bagaimana iman seorang ibu dapat membawa keselamatan bagi umat manusia.
Oleh: Mrs. Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Labels:
Baca Kotbah,
Denger Kotbah,
Kotbah,
Kotbah Frans Wowor,
Ringkasan Kotbah
FW: Keajaiban Memberi
Ketika kita memberi, ada keajaiban yang terjadi. Paus Yohanes Paulus II pernah mengatakan “Tidak ada seorangpun yang terlalu miskin untuk memberi, dan tidak ada seorang pula yang terlalu kaya untuk diberi”. Manusia diciptakan Tuhan untuk memberi. Di dalam hidup ini, kita harus memberi dan membiarkan berkat itu mengalir ke luar dari hidup kita. Ini bukan melulu tentang uang, namun berbagai hal lain seperti waktu, perhatian, dukungan, dsb. Sebenarnya, Tuhan telah menaruh pada kita kemampuan untuk memberi. Ijinkanlah Tuhan berbicara pada Anda dan dengarkan suara-Nya! Nyatanya, tidak ada seorang pun yang menjadi bangkrut hanya karena memberi.
Saat kita memberi, ukuran yang kita gunakan akan digunakan pula untuk mengukur kita (Lukas 6:38). Apapun yang kita tabur, itulah juga yang akan kita tuai. Itu adalah hukum Tuhan yang berlaku bagi setiap hal di muka bumi ini tanpa kecuali. Semakin banyak kita menabur, akan makin banyak pula tuaian kita. Memberi adalah satu-satunya cara agar kita dapat diberi. Orang biasa hanya memberi 20% dari apa yang mereka miliki, dan penghargaan diberikan pada mereka yang memberi hingga 50%. Namun, hanya sedikit sekali orang yang memberi 100% dari hidup mereka dan dunia pun mengenal mereka, seperti Bunda Teresa.
Sebagai mahluk sosial, kita hidup dalam hubungan dengan orang lain. Tidak ada hubungan yang dapat bertahan saat hanya satu pihak yang memberi. Di dalam pernikahan pun kita harus memberi, bukannya menuntut saja dari pasangan kita. Seorang petani yang selesai panen pun harus mengembalikan nutrisi yang diambilnya dari tanah sebelum menanam kembali. Kita harus sadar bahwa segala sesuatu yang kita miliki sekarang adalah karena Tuhan memberikannya melalui seseorang (1 Korintus 4:7). Saat kita diberi, kita pun harus memberi. Belajarlah untuk peduli pada orang lain karena kita tidak pernah terlalu banyak memberi. Tuhan sendiri mencontohkan sikap memberi dengan tidak mempertahankan kedudukan-Nya untuk turun ke dunia dan memberi diri-Nya bagi kita.
Saat kita hanya mementingkan kebutuhan kita, kita akan selalu berkekurangan (Amsal 11:24). Namun saat kita memberi, hidup berkelimpahan pun dimulai. Bunda Teresa sendiri berkata bahwa tindakannya hanyalah setetes air di dunia ini. Orang sering tidak masuk akal dan egois, tapi maafkanlah mereka. Saat kita jujur dan tulus, orang mungkin menipu kita, namun tetaplah berbuat jujur! Bahkan, perbuatan baik yang Anda lakukan mungkin dilupakan orang, namun tetaplah berbuat baik! Berikanlah yang terbaik pada dunia karena pada akhirnya yang terpenting adalah antara Anda dan Tuhan!
Di dalam kita, sesungguhnya terdapat tambang emas dan Tuhan ingin agar kita mengalirkannya ke sekeliling kita. Karena Dia memiliki rencana besar bagi Anda!
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Saat kita memberi, ukuran yang kita gunakan akan digunakan pula untuk mengukur kita (Lukas 6:38). Apapun yang kita tabur, itulah juga yang akan kita tuai. Itu adalah hukum Tuhan yang berlaku bagi setiap hal di muka bumi ini tanpa kecuali. Semakin banyak kita menabur, akan makin banyak pula tuaian kita. Memberi adalah satu-satunya cara agar kita dapat diberi. Orang biasa hanya memberi 20% dari apa yang mereka miliki, dan penghargaan diberikan pada mereka yang memberi hingga 50%. Namun, hanya sedikit sekali orang yang memberi 100% dari hidup mereka dan dunia pun mengenal mereka, seperti Bunda Teresa.
Sebagai mahluk sosial, kita hidup dalam hubungan dengan orang lain. Tidak ada hubungan yang dapat bertahan saat hanya satu pihak yang memberi. Di dalam pernikahan pun kita harus memberi, bukannya menuntut saja dari pasangan kita. Seorang petani yang selesai panen pun harus mengembalikan nutrisi yang diambilnya dari tanah sebelum menanam kembali. Kita harus sadar bahwa segala sesuatu yang kita miliki sekarang adalah karena Tuhan memberikannya melalui seseorang (1 Korintus 4:7). Saat kita diberi, kita pun harus memberi. Belajarlah untuk peduli pada orang lain karena kita tidak pernah terlalu banyak memberi. Tuhan sendiri mencontohkan sikap memberi dengan tidak mempertahankan kedudukan-Nya untuk turun ke dunia dan memberi diri-Nya bagi kita.
Saat kita hanya mementingkan kebutuhan kita, kita akan selalu berkekurangan (Amsal 11:24). Namun saat kita memberi, hidup berkelimpahan pun dimulai. Bunda Teresa sendiri berkata bahwa tindakannya hanyalah setetes air di dunia ini. Orang sering tidak masuk akal dan egois, tapi maafkanlah mereka. Saat kita jujur dan tulus, orang mungkin menipu kita, namun tetaplah berbuat jujur! Bahkan, perbuatan baik yang Anda lakukan mungkin dilupakan orang, namun tetaplah berbuat baik! Berikanlah yang terbaik pada dunia karena pada akhirnya yang terpenting adalah antara Anda dan Tuhan!
Di dalam kita, sesungguhnya terdapat tambang emas dan Tuhan ingin agar kita mengalirkannya ke sekeliling kita. Karena Dia memiliki rencana besar bagi Anda!
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Pembangkit Energi Rohani
Sebuah pembangkit tenaga nuklir memiliki daya yang sangat besar, meskipun orang-orang yang mengoperasikannya hanya manusia biasa. Prinsip yang sama tercermin di dalam kita. Tuhan telah mengaruniakan sebuah kekuatan yang tak terbatas dalam diri kita. Sesungguhnya, Dia memberikan berkat dan itu tidak membawa kesusahan (Amsal 10:22). Kata ’berkat’ berasal dari bahasa Ibrani, B’RaCha yang berarti suatu kemampuan yang melebihi kekuatan kita untuk melakukan perkara yang besar dan dahsyat! Berkat memiliki kapasitas untuk menghasilkan berkat yang lain atau berkesinambungan (Mazmur 24:3-5).
Berkat perjanjian/covenant blessing hanya diberikan oleh Abraham pada Ishak, sedangkan anak-anaknya yang lain hanya mendapatkan berkat biasa/common blessing (Kejadian 25:5-6). Berkat dari ayahnya pula yang memampukan Yakub untuk berhasil meskipun hanya berbekal sebilah tongkat saat pergi dari rumah. Kita harus senantiasa melepaskan berkat pada anak-anak dan keluarga kita. Lebih dari sekedar kekayaan materi, berkat akan memampukan orang untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari kekuatan mereka! Banyak orang kaya di dunia ini yang hanya memberi harta kepada keturunannya dan gagal menurunkan iman, etos kerja, dan semangat mereka. Akibatnya, kehancuran terjadi pada keturunan mereka.
Kata B’RaCha memiliki akar kata yang sama dengan BeRech yang berarti lutut. Saat menerima berkat, kita dapat:
1. Berlutut
Berlutut akan mengingatkan kita bahwa bumi ini adalah milik Tuhan dan Dia adalah sumber segala berkat (Ulangan 8). Berlutut juga membuat kita ’membumi’, sehingga kita menjadi orang Kristen yang praktis dan tidak mengawang-awang dalam berbicara.
2. Melompat
Berkat akan memampukan kita untuk melampaui keterbatasan kita dan masuk ke dalam tingkatan/level yang berikutnya. Jika kita ingin berhasil, kita harus rela untuk ditarik melewati batas kemampuan kita.
3. Berlari
Berlari adalah tanda terbatasnya waktu/urgency. Artinya, kita harus bijak dalam mengelola waktu kita. Jangan pernah membuang waktu untuk hal yang tidak perlu! (Filipi 3:14).
Konsep berkat di dalam Alkitab berbicara tentang dua hal, yaitu hubungan kita dengan Tuhan dan hubungan kita dengan sesama. Berkat bukanlah melulu tentang kita! Tidak ada ruang bagi keegoisan di dalamnya! Janganlah mementingkan diri sendiri di dalam hidup ini. Bahkan ketika berdoa, janganlah hanya ingat tentang kebutuhan kita saja! Berdoalah bagi orang lain!
Oleh: Ps. Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Berkat perjanjian/covenant blessing hanya diberikan oleh Abraham pada Ishak, sedangkan anak-anaknya yang lain hanya mendapatkan berkat biasa/common blessing (Kejadian 25:5-6). Berkat dari ayahnya pula yang memampukan Yakub untuk berhasil meskipun hanya berbekal sebilah tongkat saat pergi dari rumah. Kita harus senantiasa melepaskan berkat pada anak-anak dan keluarga kita. Lebih dari sekedar kekayaan materi, berkat akan memampukan orang untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari kekuatan mereka! Banyak orang kaya di dunia ini yang hanya memberi harta kepada keturunannya dan gagal menurunkan iman, etos kerja, dan semangat mereka. Akibatnya, kehancuran terjadi pada keturunan mereka.
Kata B’RaCha memiliki akar kata yang sama dengan BeRech yang berarti lutut. Saat menerima berkat, kita dapat:
1. Berlutut
Berlutut akan mengingatkan kita bahwa bumi ini adalah milik Tuhan dan Dia adalah sumber segala berkat (Ulangan 8). Berlutut juga membuat kita ’membumi’, sehingga kita menjadi orang Kristen yang praktis dan tidak mengawang-awang dalam berbicara.
2. Melompat
Berkat akan memampukan kita untuk melampaui keterbatasan kita dan masuk ke dalam tingkatan/level yang berikutnya. Jika kita ingin berhasil, kita harus rela untuk ditarik melewati batas kemampuan kita.
3. Berlari
Berlari adalah tanda terbatasnya waktu/urgency. Artinya, kita harus bijak dalam mengelola waktu kita. Jangan pernah membuang waktu untuk hal yang tidak perlu! (Filipi 3:14).
Konsep berkat di dalam Alkitab berbicara tentang dua hal, yaitu hubungan kita dengan Tuhan dan hubungan kita dengan sesama. Berkat bukanlah melulu tentang kita! Tidak ada ruang bagi keegoisan di dalamnya! Janganlah mementingkan diri sendiri di dalam hidup ini. Bahkan ketika berdoa, janganlah hanya ingat tentang kebutuhan kita saja! Berdoalah bagi orang lain!
Oleh: Ps. Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Prinsip-prinsip Kehidupan
Dunia ini diatur oleh Tuhan dengan prinsip-prinsip tertentu. Itulah sebabnya tidak ada kata kebetulan, segala sesuatu memiliki tujuan berdasarkan sebab-akibat. Hasil yang buruk terjadi karena ada prinsip yang dilanggar. Orang yang melakukan prinsip Firman Tuhan akan mendapat hasil yang baik. Inilah yang harus kita ketahui di balik kenyataan hidup ini.
Tujuan kita hidup di dunia ini bukanlah sekedar masuk ke surga. Itu sebabnya kita tetap hidup setelah menerima Yesus. Ada tujuan yang lebih besar di dunia ini. Kesepuluh Perintah Allah yang diberikan dalam dua loh batu menjelaskan adanya kaitan antara loh pertama yang berdimensi vertikal (ke-Tuhanan) dan horisontal (pada sesama). Tuhan sendiri menyatakan bahwa tidak baik jika manusia seorang diri saja (Kejadian 2:16).
Prinsip yang terdapat dalam 10 Perintah Allah adalah:
I & VI – Tuhan dan Sesama
Hidup kita adalah bagi Tuhan dan itu tercermin dari hubungan dengan sesama. Akibat dosa kita akan dirasakan oleh orang lain. Dosa berawal dari sikap egois (Yakobus 3:16). Saat itulah kita mulai menyakiti sesama dengan perkataan, perbuatan, dsb. Kemarahan bukanlah alasan kita menyakiti orang lain (Efesus 4:26).
II & VII – Kesetiaan
Prinsip ini mungkin tidak lazim di dunia. Namun sebagai umat Tuhan, kita harus memegangnya. Saat kita setia dengan hal kecil, Tuhan akan percayakan hal yang lebih besar. Keturunan kita pun akan diberkati (Amsal 20:7).
III & VIII – Kepemilikan
Kita harus menghormati milik Tuhan yang paling berharga yaitu Nama-Nya! Kita pun harus menghargai apa yang telah dipercayakan Tuhan pada tiap orang. Jangan pernah bandingkan milik kita dengan orang lain!
IV & IX – Reputasi
Kita harus sadar bahwa sebagai milik Tuhan, kita selalu membawa reputasi-Nya. Kita harus menjaganya karena nama baik jauh lebih berharga dari emas dan perak. Kita pun tidak boleh menghancurkan reputasi orang dengan gosip dan dusta.
V & X – Penghormatan
Setiap otoritas di hidup kita (orang tua, pemerintah, atasan, dsb.) berasal dari Tuhan. Kita harus taat pada mereka. Kita pun harus menerima bahwa ada orang lain yang lebih baik dari kita. Bunda Teresa berkata, ”Kamu dapat melakukan apa yang aku tidak bisa lakukan, aku dapat melakukan apa yang tidak bisa kamu lakukan, bersama kita bisa melakukan hal-hal yang besar!”
Prinsip-prinsip ini begitu penting, namun banyak orang yang tidak sadar dan melanggarnya. Saat kita mengikutinya, berkat dan kemenangan ada di tangan kita!
Oleh: Ps.Frans Wowor & Ibu Wanti Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Tujuan kita hidup di dunia ini bukanlah sekedar masuk ke surga. Itu sebabnya kita tetap hidup setelah menerima Yesus. Ada tujuan yang lebih besar di dunia ini. Kesepuluh Perintah Allah yang diberikan dalam dua loh batu menjelaskan adanya kaitan antara loh pertama yang berdimensi vertikal (ke-Tuhanan) dan horisontal (pada sesama). Tuhan sendiri menyatakan bahwa tidak baik jika manusia seorang diri saja (Kejadian 2:16).
Prinsip yang terdapat dalam 10 Perintah Allah adalah:
I & VI – Tuhan dan Sesama
Hidup kita adalah bagi Tuhan dan itu tercermin dari hubungan dengan sesama. Akibat dosa kita akan dirasakan oleh orang lain. Dosa berawal dari sikap egois (Yakobus 3:16). Saat itulah kita mulai menyakiti sesama dengan perkataan, perbuatan, dsb. Kemarahan bukanlah alasan kita menyakiti orang lain (Efesus 4:26).
II & VII – Kesetiaan
Prinsip ini mungkin tidak lazim di dunia. Namun sebagai umat Tuhan, kita harus memegangnya. Saat kita setia dengan hal kecil, Tuhan akan percayakan hal yang lebih besar. Keturunan kita pun akan diberkati (Amsal 20:7).
III & VIII – Kepemilikan
Kita harus menghormati milik Tuhan yang paling berharga yaitu Nama-Nya! Kita pun harus menghargai apa yang telah dipercayakan Tuhan pada tiap orang. Jangan pernah bandingkan milik kita dengan orang lain!
IV & IX – Reputasi
Kita harus sadar bahwa sebagai milik Tuhan, kita selalu membawa reputasi-Nya. Kita harus menjaganya karena nama baik jauh lebih berharga dari emas dan perak. Kita pun tidak boleh menghancurkan reputasi orang dengan gosip dan dusta.
V & X – Penghormatan
Setiap otoritas di hidup kita (orang tua, pemerintah, atasan, dsb.) berasal dari Tuhan. Kita harus taat pada mereka. Kita pun harus menerima bahwa ada orang lain yang lebih baik dari kita. Bunda Teresa berkata, ”Kamu dapat melakukan apa yang aku tidak bisa lakukan, aku dapat melakukan apa yang tidak bisa kamu lakukan, bersama kita bisa melakukan hal-hal yang besar!”
Prinsip-prinsip ini begitu penting, namun banyak orang yang tidak sadar dan melanggarnya. Saat kita mengikutinya, berkat dan kemenangan ada di tangan kita!
Oleh: Ps.Frans Wowor & Ibu Wanti Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Thursday, October 22, 2009
FW: Mendapatkan Mujizat di Balik Kegagalan
Tuhan memiliki rencana untuk membuat kita sejahtera, bukan mencelakakan kita (Yeremia 29:11). Rencana itu tidak berubah meskipun kondisi kita berfluktuasi. Sebenarnya tidak ada seorang pun yang berencana untuk gagal. Itu semua terjadi karena ketidaktahuan mereka (Hosea 4:6).
Dunia ini diatur oleh Tuhan dengan prinsip tertentu. Segala sesuatu memiliki hubungan sebab-akibat dengan konsekuensinya. Prinsip itu sudah ada sejak penciptaan dunia meskipun kita mungkin tidak menyadarinya. Masalahnya, banyak orang yang mencoba melawan dan melanggarnya.
Untuk mendapatkan kemenangan di balik suatu masalah, kita harus mengerti prinsip-prinsip sbb:
1. Memahami Akar Suatu Masalah
Yang pertama kita harus sadari adalah bahwa masalah bukan berada di luar kita, namun di dalam diri kita, bagaimana cara kita melihat sesuatu. Itu semua berawal dari:
- Hati nurani yang dikeraskan. Seringkali kita berdalih bahwa permasalahan ada di sekeliling kita, bukan pada kita. Selama kita berkeras seperti itu, kita tidak akan mendapat kemenangan.
- Ketidakpedulian. Kita harus selalu memeriksa dan menguji hati kita sendiri, bukan hati orang lain.
- Kita berjalan dengan pengertian kita sendiri. Kita menyangka bahwa jalan yang kita ambil benar (Yesaya 53:6, Amsal 12:15). Untuk itu, kita harus kembali ke jalan Tuhan dan Dia akan memulihkan kita.
2.Memahami Kasih Karunia dan Hukum Taurat
Hukum Taurat diberikan untuk menunjukkan pada kita hidup macam apa yang Tuhan inginkan bagi kita. Itu memberikan tanda apabila kita melanggar perintah Tuhan (Roma 5:20). Jika kita menyangka kita baik-baik saja, sesungguhnya kita hidup dalam penyangkalan! Saat kita menyadari kesalahan kita, kasih karunia Tuhan akan memampukan kita untuk hidup sesuai dengan prinsip-Nya!
Namun, Tuhan tidak pernah memaksakan hal itu pada kita. Dia menginginkan kita melakukannya karena mengasihi-Nya!
3. Tuhan Itu Setia
Masalah yang kita hadapi tidak pernah melebihi kemampuan kita (1 Korintus 10:13). Tuhan selalu bersama kita dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Bahkan saat kita tidak setia, Dia tetap setia!
Kita harus melupakan masa lalu kita dan percaya bahwa Tuhan akan mengangkat kita seberapa dalam pun kita jatuh! Kasih karunia-Nya akan memberi jalan keluar! Jalan keluar tersedia bagi mereka yang rendah hati. Ketahuilah bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala hal bagi kebaikan kita! (Roma 8:28)
Oleh: Ps. Frans Wowor & Wanti Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Dunia ini diatur oleh Tuhan dengan prinsip tertentu. Segala sesuatu memiliki hubungan sebab-akibat dengan konsekuensinya. Prinsip itu sudah ada sejak penciptaan dunia meskipun kita mungkin tidak menyadarinya. Masalahnya, banyak orang yang mencoba melawan dan melanggarnya.
Untuk mendapatkan kemenangan di balik suatu masalah, kita harus mengerti prinsip-prinsip sbb:
1. Memahami Akar Suatu Masalah
Yang pertama kita harus sadari adalah bahwa masalah bukan berada di luar kita, namun di dalam diri kita, bagaimana cara kita melihat sesuatu. Itu semua berawal dari:
- Hati nurani yang dikeraskan. Seringkali kita berdalih bahwa permasalahan ada di sekeliling kita, bukan pada kita. Selama kita berkeras seperti itu, kita tidak akan mendapat kemenangan.
- Ketidakpedulian. Kita harus selalu memeriksa dan menguji hati kita sendiri, bukan hati orang lain.
- Kita berjalan dengan pengertian kita sendiri. Kita menyangka bahwa jalan yang kita ambil benar (Yesaya 53:6, Amsal 12:15). Untuk itu, kita harus kembali ke jalan Tuhan dan Dia akan memulihkan kita.
2.Memahami Kasih Karunia dan Hukum Taurat
Hukum Taurat diberikan untuk menunjukkan pada kita hidup macam apa yang Tuhan inginkan bagi kita. Itu memberikan tanda apabila kita melanggar perintah Tuhan (Roma 5:20). Jika kita menyangka kita baik-baik saja, sesungguhnya kita hidup dalam penyangkalan! Saat kita menyadari kesalahan kita, kasih karunia Tuhan akan memampukan kita untuk hidup sesuai dengan prinsip-Nya!
Namun, Tuhan tidak pernah memaksakan hal itu pada kita. Dia menginginkan kita melakukannya karena mengasihi-Nya!
3. Tuhan Itu Setia
Masalah yang kita hadapi tidak pernah melebihi kemampuan kita (1 Korintus 10:13). Tuhan selalu bersama kita dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Bahkan saat kita tidak setia, Dia tetap setia!
Kita harus melupakan masa lalu kita dan percaya bahwa Tuhan akan mengangkat kita seberapa dalam pun kita jatuh! Kasih karunia-Nya akan memberi jalan keluar! Jalan keluar tersedia bagi mereka yang rendah hati. Ketahuilah bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala hal bagi kebaikan kita! (Roma 8:28)
Oleh: Ps. Frans Wowor & Wanti Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Jangan Biarkan Kegagalan Mengalahkan Pengharapan
Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan dan membuat kesalahan. Tapi Tuhan mengajar kita untuk terus berjalan maju ke depan (Kejadian 8:22). Tidak seharusnya kita berhenti pada satu situasi. Mungkin ada kalanya kita merasa lelah berdoa dan berharap, kita merasa bagaimana orang lain terberkati dan bukan kita, lalu kita mulai membuat alasan dan dalih. Saat kita mulai berdalih, sesungguhnya kita tidak bergerak ke mana-mana (Pengkothbah 11:4). Tuhan tidak menginginkan kita untuk berhenti dan tinggal di masa lalu kita. Berhentilah untuk selalu menengok pada kegagalan Anda di masa lalu! Lihatlah bahwa Tuhan menaruh banyak potensi dalam diri Anda!
Ada masa-masa di mana orang benar terjatuh (Amsal 24:16), namun Tuhan tetap memberikan mereka harapan. Ketika Simson menyia-nyiakan urapan Tuhan yang diberikan padanya, dia juga mengalami kejatuhan. Karena kesalahannya, musuh-musuhnya memperolok dia dan menjadikannya tontonan. Namun saat dia memulihkan hubungannya dengan Tuhan, dia mendapatkan kekuatannya kembali dan bahkan membunuh lebih banyak musuh ketimbang saat dia hidup (Hakim-Hakim 16:21-30)! Kisah ini menunjukkan bagaimana Tuhan selalu memberikan kita kesempatan kedua. Saat Tuhan memulihkan kita, Dia akan memberikan kekuatan berlipat ganda! Dia akan meneruskan pekerjaan baik-Nya di dalam kita saat kita berbalik pada-Nya! (Filipi 1:6) Tetaplah percaya kepada Tuhan bahkan saat Anda berada di titik terendah! Taruhlah harapan Anda pada Tuhan semata karena dia setia akan janji-janji-Nya! Yusuf yang telah mengalami berbagai macam masalah berat akhirnya menwujudkan mimpinya karena dia berharap penuh pada Tuhan. Anda mungkin berpikir sudah tidak ada harapan lagi, tapi selalu ada harapan di dalam Tuhan! Teruslah maju ke depan dan jangan bersandar pada apa yang Anda lihat secara jasmani! Percayalah pada kuasa adikodrati-Nya! (Mazmur 37:5)
Bahkan di saat Anda terjatuh karena kesalahan yang disengaja, Tuhan masih dapat memulihkan Anda! Bagaimana untuk mengalami pemulihan itu?
Jangan biarkan masa lalu menguasai Anda! Mereka yang berkutat pada kesalahan masa lalu mereka tidak akan pergi ke mana-mana.
Lepaskan anugerah dan pengampunan! Tidak hanya pada orang lain, tapi juga pada Anda sendiri!
Tolak setiap penuduhan masa lalu yang datang pada Anda! Tuhan lebih tertarik untuk memberi Anda pengharapan dan membawa Anda ke depan.
Lupakan segala kesalahan masa lalu Anda dan tetaplah maju ke depan!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Ada masa-masa di mana orang benar terjatuh (Amsal 24:16), namun Tuhan tetap memberikan mereka harapan. Ketika Simson menyia-nyiakan urapan Tuhan yang diberikan padanya, dia juga mengalami kejatuhan. Karena kesalahannya, musuh-musuhnya memperolok dia dan menjadikannya tontonan. Namun saat dia memulihkan hubungannya dengan Tuhan, dia mendapatkan kekuatannya kembali dan bahkan membunuh lebih banyak musuh ketimbang saat dia hidup (Hakim-Hakim 16:21-30)! Kisah ini menunjukkan bagaimana Tuhan selalu memberikan kita kesempatan kedua. Saat Tuhan memulihkan kita, Dia akan memberikan kekuatan berlipat ganda! Dia akan meneruskan pekerjaan baik-Nya di dalam kita saat kita berbalik pada-Nya! (Filipi 1:6) Tetaplah percaya kepada Tuhan bahkan saat Anda berada di titik terendah! Taruhlah harapan Anda pada Tuhan semata karena dia setia akan janji-janji-Nya! Yusuf yang telah mengalami berbagai macam masalah berat akhirnya menwujudkan mimpinya karena dia berharap penuh pada Tuhan. Anda mungkin berpikir sudah tidak ada harapan lagi, tapi selalu ada harapan di dalam Tuhan! Teruslah maju ke depan dan jangan bersandar pada apa yang Anda lihat secara jasmani! Percayalah pada kuasa adikodrati-Nya! (Mazmur 37:5)
Bahkan di saat Anda terjatuh karena kesalahan yang disengaja, Tuhan masih dapat memulihkan Anda! Bagaimana untuk mengalami pemulihan itu?
Jangan biarkan masa lalu menguasai Anda! Mereka yang berkutat pada kesalahan masa lalu mereka tidak akan pergi ke mana-mana.
Lepaskan anugerah dan pengampunan! Tidak hanya pada orang lain, tapi juga pada Anda sendiri!
Tolak setiap penuduhan masa lalu yang datang pada Anda! Tuhan lebih tertarik untuk memberi Anda pengharapan dan membawa Anda ke depan.
Lupakan segala kesalahan masa lalu Anda dan tetaplah maju ke depan!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Maju Terus Mengalahkan Ketakutan
Ada berbagai macam tanggapan orang dalam menghadapi ketakutan mereka. Inilah yang dialami bangsa Israel saat keluar dari perbudakan di tanah Mesir (Keluaran 14:9-15). Sementara mereka tiba di tepi Laut Merah (Teberau), pasukan Mesir mengejar mereka dari belakang.
Ada 4 kelompok orang yang memberi tanggapan berbeda:
1. Isolasionis
Sebagian orang memilih untuk mengisolasikan diri mereka dari masalah yang datang di hidup mereka. Mereka mencoba bersembunyi dari masalah mereka dan menyibukkan diri dengan kegiatan lain, bahkan dengan kegiatan yang seolah ‘rohani’. Pada mereka, Musa berkata ‘Janganlah takut!’ Permasalahan bukanlah untuk kita hindari, namun untuk kita hadapi.
2. Kompromis
Kelompok orang yang lain memilih untuk ‘kembali ke Mesir’ dan berkompromi dengan tekanan dunia yang mereka alami. Akibatnya, perbuatan mereka pun sungguh serupa dengan pola dunia ini. Pada kelompok ini, Musa berkata ‘Kamu tidak akan melihat Mesir lagi!’. Sesungguhnya Tuhan memanggil kita untuk berubah sesuai dengan Firman Tuhan (Roma 12:2), bukannya menjadi serupa kembali dengan dunia ini. Kemenangan kita ada di depan dan bukan di masa lalu kita.
3. Konfrontasionis
Orang-orang dalam kelompok ini memilih untuk ‘bertempur melawan tentara Mesir’. Mereka memilih untuk memerangi segala hal. Tuhan tidak memerintahkan kita untuk selalu berkonfrontasi dengan segala sesuatu, termasuk masa lalu kita. Hal itu hanya akan menguras tenaga kita saja. Musa berkata ‘Tuhan akan berperang bagi kita!’ Jadi, tidak semua hal harus kita perangi.
4. Fatalis
Orang-orang semacam ini memilih untuk ‘pasrah saja pada Tuhan’. Secara sepintas hal ini tampak ‘rohani’, namun sesungguhnya Tuhan tidak ingin kita berdiam diri saja. Jangan hanya duduk dan menunggu saja! Ada bagian yang harus kita lakukan. Laksanakan saja apa yang Tuhan perintahkan untuk Anda lakukan tanpa perlu berdebat! Tuhan menyuruh Musa untuk berkata pada mereka agar berangkat! Maju ke depan dan buatlah langkah iman!
Dunia ini mungkin memang tidak bersahabat, namun kita harus memenuhi panggilan kita untuk menjadi terang dan memberi dampak. Saat kita menghadapi tantangan baru, janganlah takut! Lakukan saja langkah pertama Anda karena Tuhan sudah menyiapkan keajaiban di depan Anda!
Oleh: Ps. Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Ada 4 kelompok orang yang memberi tanggapan berbeda:
1. Isolasionis
Sebagian orang memilih untuk mengisolasikan diri mereka dari masalah yang datang di hidup mereka. Mereka mencoba bersembunyi dari masalah mereka dan menyibukkan diri dengan kegiatan lain, bahkan dengan kegiatan yang seolah ‘rohani’. Pada mereka, Musa berkata ‘Janganlah takut!’ Permasalahan bukanlah untuk kita hindari, namun untuk kita hadapi.
2. Kompromis
Kelompok orang yang lain memilih untuk ‘kembali ke Mesir’ dan berkompromi dengan tekanan dunia yang mereka alami. Akibatnya, perbuatan mereka pun sungguh serupa dengan pola dunia ini. Pada kelompok ini, Musa berkata ‘Kamu tidak akan melihat Mesir lagi!’. Sesungguhnya Tuhan memanggil kita untuk berubah sesuai dengan Firman Tuhan (Roma 12:2), bukannya menjadi serupa kembali dengan dunia ini. Kemenangan kita ada di depan dan bukan di masa lalu kita.
3. Konfrontasionis
Orang-orang dalam kelompok ini memilih untuk ‘bertempur melawan tentara Mesir’. Mereka memilih untuk memerangi segala hal. Tuhan tidak memerintahkan kita untuk selalu berkonfrontasi dengan segala sesuatu, termasuk masa lalu kita. Hal itu hanya akan menguras tenaga kita saja. Musa berkata ‘Tuhan akan berperang bagi kita!’ Jadi, tidak semua hal harus kita perangi.
4. Fatalis
Orang-orang semacam ini memilih untuk ‘pasrah saja pada Tuhan’. Secara sepintas hal ini tampak ‘rohani’, namun sesungguhnya Tuhan tidak ingin kita berdiam diri saja. Jangan hanya duduk dan menunggu saja! Ada bagian yang harus kita lakukan. Laksanakan saja apa yang Tuhan perintahkan untuk Anda lakukan tanpa perlu berdebat! Tuhan menyuruh Musa untuk berkata pada mereka agar berangkat! Maju ke depan dan buatlah langkah iman!
Dunia ini mungkin memang tidak bersahabat, namun kita harus memenuhi panggilan kita untuk menjadi terang dan memberi dampak. Saat kita menghadapi tantangan baru, janganlah takut! Lakukan saja langkah pertama Anda karena Tuhan sudah menyiapkan keajaiban di depan Anda!
Oleh: Ps. Markus Simanjuntak
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Wednesday, September 23, 2009
FW: Sebuah Warisan
Setiap keluarga memerlukan kehadiran seorang Bapak sebagai kepala. Kepala keluarga adalah sumber warisan yang akan meneruskannya kepada generasi selanjutnya. Masalahnya adalah warisan macam apa yang ditinggalkan. Seorang ayah harus mengerti kehendak Tuhan dalam membimbing anak-anaknya (Efesus 6:1-4). Mereka perlu mendapatkan warisan yang kekal dalam menghadapi hidupnya. Banyak orang justru sibuk mempersiapkan warisan materi yang bersifat sementara. Kewajiban kita lebih dari sekedar memberikan kebutuhan fisik anak-anak kita. Ada hal yang lebih penting yang mereka butuhkan dalam menjalani hidup. Mereka membutuhkan kehadiran seorang ayah.
Dalam Alkitab, kita melihat bagaimana Lot membuat pilihan yang hanya berdasar apa yang dilihatnya (Kejadian 13:10-12). Bahkan menurutnya keadaan fisik tanah yang hendak dimilikinya lebih penting daripada kondisi moral Sodom dan Gomorah. Banyak orang di masa kini hanya berfokus pada materi yang dilihat mata mereka dan mengacuhkan kehancuran yang dapat hadir akibat konsekuensinya. Buatlah keputusan seperti Abraham! Dia memusatkan pandangannya pada Tuhan dan mempercayai-Nya meskipun kondisi tanah yang didapatkannya kering. Dia percaya sungguh pada janji Tuhan dan berdiam di tanah yang dijanjikan-Nya. Kita pun harus senantiasa bersandar pada Firman Tuhan. Buatlah keputusan untuk berdiam dalam rumah-Nya karena ada Firman yang hendak disampaikan-Nya pada kita.
Kehadiran seorang bapak sangatlah penting bagi anak-anaknya. Bangunlah keamanan dalam hidup anak Anda! Biarlah mereka senantiasa tahu bahwa Anda selalu ada bagi mereka bahkan di saat-saat genting! Jadilah ayah yang bertanggung jawab di dalam keluarga Anda dan pikirkan lagi warisan macam apa yang Anda hendak berikan kepada generasi selanjutnya. Meskipun sebagian besar dari kita mungkin tidak mendapatkan nilai-nilai Ilahi yang kekal dari ayah kita, namun kita dapat memulainya dari diri kita. Buatlah keputusan dan jadilah generasi pertama di keluarga Anda yang menurunkan warisan kekal kepada anak cucu kita!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Dalam Alkitab, kita melihat bagaimana Lot membuat pilihan yang hanya berdasar apa yang dilihatnya (Kejadian 13:10-12). Bahkan menurutnya keadaan fisik tanah yang hendak dimilikinya lebih penting daripada kondisi moral Sodom dan Gomorah. Banyak orang di masa kini hanya berfokus pada materi yang dilihat mata mereka dan mengacuhkan kehancuran yang dapat hadir akibat konsekuensinya. Buatlah keputusan seperti Abraham! Dia memusatkan pandangannya pada Tuhan dan mempercayai-Nya meskipun kondisi tanah yang didapatkannya kering. Dia percaya sungguh pada janji Tuhan dan berdiam di tanah yang dijanjikan-Nya. Kita pun harus senantiasa bersandar pada Firman Tuhan. Buatlah keputusan untuk berdiam dalam rumah-Nya karena ada Firman yang hendak disampaikan-Nya pada kita.
Kehadiran seorang bapak sangatlah penting bagi anak-anaknya. Bangunlah keamanan dalam hidup anak Anda! Biarlah mereka senantiasa tahu bahwa Anda selalu ada bagi mereka bahkan di saat-saat genting! Jadilah ayah yang bertanggung jawab di dalam keluarga Anda dan pikirkan lagi warisan macam apa yang Anda hendak berikan kepada generasi selanjutnya. Meskipun sebagian besar dari kita mungkin tidak mendapatkan nilai-nilai Ilahi yang kekal dari ayah kita, namun kita dapat memulainya dari diri kita. Buatlah keputusan dan jadilah generasi pertama di keluarga Anda yang menurunkan warisan kekal kepada anak cucu kita!
Oleh: Ps. Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Labels:
Baca Kotbah,
Denger Kotbah,
Kotbah,
Kotbah Frans Wowor,
Kotbah Kristen
FW: Hadapi dan Kalahkan Masalahmu
Masalah dapat tiba-tiba datang dalam kehidupan kita, tetapi sudah waktunya kita berdiri, menghadapi dan mengalahkannya. Kita dapat belajar dari Raja Yosafat yang ketika itu sedang mengatur bangsanya. Tiba-tiba dia mendengar 3 kekuatan bani Amon dan bani Moab dan sepasukan orang Meunim akan maju hendak menghancurkan Israel. Yosafat yang takut mendengar berita ini memutuskan untuk mencari Tuhan.
Bagaimana sikap kita pada waktu menghadapi masalah?
1. Jangan takut dan terkejut (2 Tawarikh 20:15)
Artinya: Hadapi saja masalah itu karena Tuhan menyertai kita. Tuhan akan memberikan kemenangan, terobosan, mujizat, membuka jalan bagi kita. Ia akan memulihkan kita, hanya apabila kita mau menghadapi masalah kita. Tuhan begitu yakin dan percaya bahwa kita akan menang karena Tuhan TELAH melakukan bagian-Nya untuk membuat kita menang, dengan mati di kayu Salib! Yesus mengatakan ”SUDAH SELESAI”. Kalimat ini tertulis dalam Yohanes 19:30, dikonfirmasi lagi di kitab Wahyu 16:17.
Masalah memang harus kita hadapi. Ini bagian yang harus kita lakukan. Masalahnya adalah “Apakah engkau percaya?” (Markus 9:14-24). Karena bagi orang yang percaya, segala sesuatu adalah mungkin! Kita harus percaya bahwa kita bisa keluar dari masalah itu dan keadaan bisa berubah. Ada mujizat yang bisa terjadi dalam hidup kita. Satu hal yang harus kita sadari adalah bahwa masalah tidak sama dengan Tuhan! Artinya Tuhan lebih besar dari masalah kita!
2. Ada kuasa dalam kesepakatan (Matius 18:19)
Kita harus sepakat dan berada di pihak Tuhan. Kita harus sepakat dengan Tuhan dalam pikiran, perkataan dan tindakan kita. Apapun keadaan yang sedang kita hadapi, ingat dan sepakat dengan janji firman Tuhan. kita harus hidup dengan kesadaran bahwa kita adalah PEMENANG yang penuh dengan berkat dan kemurahan Tuhan! Jangan pikirkan masalahnya tetapi fokus kepada apa yang Tuhan akan lakukan bagi kita (Ibrani 12:2). Percaya bahwa segala sesuatu ada dalam kendali Tuhan. Apabila kita tunduk kepada Allah, maka masalah tidak ada pilihan lain selain pergi dari hidup kita (Yakobus 4:7). Tuhan tidak pernah merancang kita untuk lari dari masalah kita. Tuhan telah memberikan senjata peperangan dimana semua itu untuk melindungi tubuh bagian depan kita! Jadi apabila kita melarikan diri, tidak ada senjata Allah yang akan melindungi tubuh bagian belakang kita (Efesus 6:14-17).
Ibrani 10:38-39
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
Oleh: Ps.Jahja Gani
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Bagaimana sikap kita pada waktu menghadapi masalah?
1. Jangan takut dan terkejut (2 Tawarikh 20:15)
Artinya: Hadapi saja masalah itu karena Tuhan menyertai kita. Tuhan akan memberikan kemenangan, terobosan, mujizat, membuka jalan bagi kita. Ia akan memulihkan kita, hanya apabila kita mau menghadapi masalah kita. Tuhan begitu yakin dan percaya bahwa kita akan menang karena Tuhan TELAH melakukan bagian-Nya untuk membuat kita menang, dengan mati di kayu Salib! Yesus mengatakan ”SUDAH SELESAI”. Kalimat ini tertulis dalam Yohanes 19:30, dikonfirmasi lagi di kitab Wahyu 16:17.
Masalah memang harus kita hadapi. Ini bagian yang harus kita lakukan. Masalahnya adalah “Apakah engkau percaya?” (Markus 9:14-24). Karena bagi orang yang percaya, segala sesuatu adalah mungkin! Kita harus percaya bahwa kita bisa keluar dari masalah itu dan keadaan bisa berubah. Ada mujizat yang bisa terjadi dalam hidup kita. Satu hal yang harus kita sadari adalah bahwa masalah tidak sama dengan Tuhan! Artinya Tuhan lebih besar dari masalah kita!
2. Ada kuasa dalam kesepakatan (Matius 18:19)
Kita harus sepakat dan berada di pihak Tuhan. Kita harus sepakat dengan Tuhan dalam pikiran, perkataan dan tindakan kita. Apapun keadaan yang sedang kita hadapi, ingat dan sepakat dengan janji firman Tuhan. kita harus hidup dengan kesadaran bahwa kita adalah PEMENANG yang penuh dengan berkat dan kemurahan Tuhan! Jangan pikirkan masalahnya tetapi fokus kepada apa yang Tuhan akan lakukan bagi kita (Ibrani 12:2). Percaya bahwa segala sesuatu ada dalam kendali Tuhan. Apabila kita tunduk kepada Allah, maka masalah tidak ada pilihan lain selain pergi dari hidup kita (Yakobus 4:7). Tuhan tidak pernah merancang kita untuk lari dari masalah kita. Tuhan telah memberikan senjata peperangan dimana semua itu untuk melindungi tubuh bagian depan kita! Jadi apabila kita melarikan diri, tidak ada senjata Allah yang akan melindungi tubuh bagian belakang kita (Efesus 6:14-17).
Ibrani 10:38-39
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
Oleh: Ps.Jahja Gani
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
FW: Tidak Ada Alasan Untuk Berdalih
Sebagian besar kegagalan di dunia diakibatkan oleh kebiasaan berdalih. Hampir setiap orang pernah melakukannya. Itu karena kita memiliki kecenderungan untuk mencari kambing hitam ketika berbuat salah. Kebiasaan ini sudah dimulai sejak Adam. Saat jatuh ke dalam dosa, Adam berusaha menyalahkan Hawa. Demikianpun Hawa yang mencoba menimpakannya pada ular. Kabar baiknya, Tuhan selalu memberi kesempatan bagi kita untuk belajar dari kesalahan kita. Namun, tentu kita tidak boleh melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Firman Tuhan diberikan pada kita supaya kita menjadi lebih baik (2 Timotius 3:16). Kita harus belajar dari kesalahan-kesalahan kita! Berhentilah untuk menyalahkan orang lain, termasuk keluarga dan latar belakang kita. Kitalah yang harus membuat keputusan untuk menghentikan tiap kebiasaan buruk pendahulu kita!
Manusia banyak melakukan kesalahan (Yakobus 3:2), karenanya kita harus selalu berubah menjadi lebih baik. Orang yang kaku dan tidak mau berubah merugikan dirinya sendiri. Kita harus senantiasa memperbaharui diri (Roma 12:2). Saat kita berubah, kita akan dapat mengetahui apa kehendak Tuhan, apa yang benar, dan sempurna. Jika kita menolaknya, kita tidak akan tahu hal tersebut meski kita pergi ke gereja setiap minggu. Orang yang tidak mau berubah, tidak akan memiliki hati nurani. Tanpa hati nurani, Anda tidak akan dapat membangun dan hanya akan menghancurkan. Mulai saat ini, berhentilah untuk berkutat dengan pikiran yang negatif. Jika memang kita ingin melihat kehidupan yang lebih baik, kita harus bersedia dididik!
Ada ribuan dalih untuk tidak melakukan apa yang benar, namun hanya diperlukan satu alasan untuk melakukannya! Jangan tinggal dalam kesalahan Anda! Hidup ini seperti pertandingan. Kita harus meninggalkan apa yang ada di belakang kita dan berlari menuju masa depan! Penyesalan hanya akan membuang waktu.
Tuhan berkata bahwa kita lebih dari pemenang. Artinya, secara jujur kita harus mengakui kesalahan kita. Dalih adalah musuh dari keberhasilan! Konsekuensi dari setiap dalih kita akan kita muncul di kemudian hari. Sama seperti Harun yang muncul karena dalih kegagapan Musa serta Ismail yang lahir karena dalih ketidakpercayaan Abraham untuk memiliki anak dari Sara. Kita harus menguburkan segala dalih dan alibi kita untuk terus maju! Tanggalkanlah segala perdebatan (Filipi 2:14-15)! Saat kita tidak menerima serta memberikan dalih, Tuhan akan membawa kita berhasil!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Manusia banyak melakukan kesalahan (Yakobus 3:2), karenanya kita harus selalu berubah menjadi lebih baik. Orang yang kaku dan tidak mau berubah merugikan dirinya sendiri. Kita harus senantiasa memperbaharui diri (Roma 12:2). Saat kita berubah, kita akan dapat mengetahui apa kehendak Tuhan, apa yang benar, dan sempurna. Jika kita menolaknya, kita tidak akan tahu hal tersebut meski kita pergi ke gereja setiap minggu. Orang yang tidak mau berubah, tidak akan memiliki hati nurani. Tanpa hati nurani, Anda tidak akan dapat membangun dan hanya akan menghancurkan. Mulai saat ini, berhentilah untuk berkutat dengan pikiran yang negatif. Jika memang kita ingin melihat kehidupan yang lebih baik, kita harus bersedia dididik!
Ada ribuan dalih untuk tidak melakukan apa yang benar, namun hanya diperlukan satu alasan untuk melakukannya! Jangan tinggal dalam kesalahan Anda! Hidup ini seperti pertandingan. Kita harus meninggalkan apa yang ada di belakang kita dan berlari menuju masa depan! Penyesalan hanya akan membuang waktu.
Tuhan berkata bahwa kita lebih dari pemenang. Artinya, secara jujur kita harus mengakui kesalahan kita. Dalih adalah musuh dari keberhasilan! Konsekuensi dari setiap dalih kita akan kita muncul di kemudian hari. Sama seperti Harun yang muncul karena dalih kegagapan Musa serta Ismail yang lahir karena dalih ketidakpercayaan Abraham untuk memiliki anak dari Sara. Kita harus menguburkan segala dalih dan alibi kita untuk terus maju! Tanggalkanlah segala perdebatan (Filipi 2:14-15)! Saat kita tidak menerima serta memberikan dalih, Tuhan akan membawa kita berhasil!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Labels:
Baca Kotbah,
Denger Kotbah,
Kotbah,
Kotbah Frans Wowor,
Kotbah Kristen
FW: Tidak Terkalahkan
Untuk berhasil dalam kondisi mudah adalah hal yang biasa, namun kita dijadikan lebih dari pemenang bahkan di saat sulit! Seharusnya, kita bukan sekedar melakukan sesuatu, namun melakukan pencapaian yang besar (Hosea 4:6, Daniel 11:32)! Namun kita harus benar-benar mengenal Tuhan sebagai awal dari hikmat! Hikmat bukanlah sekedar pengetahuan intelektual belaka (Amsal 3:13-15)! Di saat seperti ini, kita harus mencari Tuhan lebih lagi dari biasanya! Ada banyak orang baik dan pintar di dunia ini, namun mereka tidak mencapai hal yang besar karena mereka tidak memiliki hikmat. Neville Chamberlain, Perdana Menteri Inggris (1937-1940) adalah seorang jenius. Namun, dia membuat keputusan yang salah dengan membuat perdamaian dengan Jerman. Sebaliknya, Winston Churchill yang menggantikannya (1940-1945) dikenal sebagai seorang pahlawan dan mendapat hadiah Nobel karena berjasa meskipun dia gagap. Itu semua karena hikmat!
Berikut adalah cara mendapatkan hikmat:
1. Mengenal Tuhan (Mazmur 110:10)
Takut akan Tuhan adalah awal dari hikmat. Berhenti untuk terintimidasi perkataan orang lain karena kita tidak sedang bertanding dengan mereka! Kita sebenarnya sedang bertanding dengan diri kita sendiri. Saat Roh Tuhan ada dalam kita, kita bebas untuk melakukan kehendak-Nya! Mereka yang mengenal Tuhan akan tetap kuat meskipun ada banyak tantangan! Lakukan Firman Tuhan dan jangan terintimidasi perkataan mayoritas orang!
2. Belajar Menerima Kenyataan
Harapan yang tidak realistis akan menuju pada kekecewaan dan kegagalan. Bahkan gagasan yang baik pun mungkin tidak realistis. Jika kita terus menerus gagal melakukan sesuatu, mungkin karena harapan kita yang tidak realistis. Kita harus menyadari bahwa keadaan mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Sebagian orang menolak untuk mendengar kenyataan dan hanya mau mendengar perkataan yang manis. Saat diangkat sebagai PM, Winston Churchill berkata bahwa dia tidak menawarkan apapun selain kerja keras, keringat dan darahnya. Untuk berhasil, kita harus mengeluarkan usaha kita secara nyata!
3. Pisahkan Emosi dan Pikiran (Ester 5:9)
Kita tidak akan berhikmat saat kita emosional. Kesabaranlah yang membawa kita pada keberhasilan. Saat kita dikendalikan oleh emosi kita, itu akan membawa kita menurun! Itulah awal dari kehancuran kita.
Hikmat bukan tergantung dari kualitas intelektual (IQ) Anda, namun pada kerohanian (SQ) Anda!
Oleh: Mrs.Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Berikut adalah cara mendapatkan hikmat:
1. Mengenal Tuhan (Mazmur 110:10)
Takut akan Tuhan adalah awal dari hikmat. Berhenti untuk terintimidasi perkataan orang lain karena kita tidak sedang bertanding dengan mereka! Kita sebenarnya sedang bertanding dengan diri kita sendiri. Saat Roh Tuhan ada dalam kita, kita bebas untuk melakukan kehendak-Nya! Mereka yang mengenal Tuhan akan tetap kuat meskipun ada banyak tantangan! Lakukan Firman Tuhan dan jangan terintimidasi perkataan mayoritas orang!
2. Belajar Menerima Kenyataan
Harapan yang tidak realistis akan menuju pada kekecewaan dan kegagalan. Bahkan gagasan yang baik pun mungkin tidak realistis. Jika kita terus menerus gagal melakukan sesuatu, mungkin karena harapan kita yang tidak realistis. Kita harus menyadari bahwa keadaan mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Sebagian orang menolak untuk mendengar kenyataan dan hanya mau mendengar perkataan yang manis. Saat diangkat sebagai PM, Winston Churchill berkata bahwa dia tidak menawarkan apapun selain kerja keras, keringat dan darahnya. Untuk berhasil, kita harus mengeluarkan usaha kita secara nyata!
3. Pisahkan Emosi dan Pikiran (Ester 5:9)
Kita tidak akan berhikmat saat kita emosional. Kesabaranlah yang membawa kita pada keberhasilan. Saat kita dikendalikan oleh emosi kita, itu akan membawa kita menurun! Itulah awal dari kehancuran kita.
Hikmat bukan tergantung dari kualitas intelektual (IQ) Anda, namun pada kerohanian (SQ) Anda!
Oleh: Mrs.Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Labels:
Baca Kotbah,
Denger Kotbah,
Kotbah,
Kotbah Frans Wowor,
Kotbah Kristen
FW: Walau Keadaan Mencekam, Ada Harapan Dalam Tuhan
Keadaan sekeliling bisa mencekam, namun kita selalu memiliki harapan di dalam Tuhan. Berhentilah untuk membicarakan besarnya kekuatan musuh yang mengancam! Bicarakan mengenai betapa dahsyatnya Tuhan di hidup Anda! Mungkin kita mengalami ketakutan dan kekhawatiran, namun kita masih dapat memberitakan pada dunia bahwa di dalam Tuhan selalu ada pengharapan!. Kita harus senantiasa mengucap syukur pada-Nya karena Dia telah memberikan kuasa Yesus yang tidak tergoncangkan di dalam kita! (Ibrani 12:28) Saat ketakutan datang, jangan tinggal di dalamnya, lawanlah dengan iman! Jika menyerah, kita menjadi tak berdaya dan ia akan mulai tumbuh dan memerintah di dalam hidup kita. Akibatnya, berbagai cerita menyeramkan mulai timbul dalam benak kita.
Saat kita takut dan kuatir, kita harus berhati-hati dalam bertindak. Keputusan yang dibuat di saat panik tidaklah bijaksana. Kita harus menenangkan diri dulu dan berpikir jernih. Ketakutan dan kekhawatiran tidak dapat mengubah hidup kita. Tenaga kita pun terbuang karenanya dan kita menjadi lumpuh. Banyak orang yang khawatir akan masa depan mereka padahal Tuhan menjanjikan masa depan yang cerah. Kita tidak perlu khawatir karena Tuhan memelihara kita (1 Petrus 5:7). Kita dapat belajar dari Daud yang mungkin mengalami ketakutan karena berbagai peristiwa dalam hidupnya. Namun dia meneguhkan hatinya karena dia percaya bahwa Tuhan adalah keselamatannya! (Mazmur 27:1)
Setiap langkah kita dijaga oleh Tuhan (Mazmur 56:14). Jadi, jangan biarkan ketakutan mengendalikan Anda! Ada pula orang yang takut akan perkataan orang lain tentang dirinya. Seharusnya, kita tidak perlu terusik akan hal itu. Berilah ’makan’ pada iman Anda, maka ketakutan akan mati kelaparan! Jangan menaruh pengharapan Anda pada sekeliling, berharaplah pada Tuhan karena Dia tidak pernah mengecewakan! (Mazmur 42:5) Hanya di dalam Tuhan saja kita akan tenang, di luar Dia kita akan binasa. Bangunlah iman yang kuat di dalam Dia!
Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Meskipun jalan-Nya berbeda dengan jalan pikiran kita, namun itu membawa kebaikan bagi kita. Jika kita mengandalkan pemikiran kita saja, kita akan melewatkan terobosan yang telah disediakan-Nya bagi kita. Eleanor Roosevelt pernah berkata bahwa masa depan tersedia bagi mereka yang percaya akan keindahan mimpi mereka! Bersama Tuhan kita harus terus maju!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Saat kita takut dan kuatir, kita harus berhati-hati dalam bertindak. Keputusan yang dibuat di saat panik tidaklah bijaksana. Kita harus menenangkan diri dulu dan berpikir jernih. Ketakutan dan kekhawatiran tidak dapat mengubah hidup kita. Tenaga kita pun terbuang karenanya dan kita menjadi lumpuh. Banyak orang yang khawatir akan masa depan mereka padahal Tuhan menjanjikan masa depan yang cerah. Kita tidak perlu khawatir karena Tuhan memelihara kita (1 Petrus 5:7). Kita dapat belajar dari Daud yang mungkin mengalami ketakutan karena berbagai peristiwa dalam hidupnya. Namun dia meneguhkan hatinya karena dia percaya bahwa Tuhan adalah keselamatannya! (Mazmur 27:1)
Setiap langkah kita dijaga oleh Tuhan (Mazmur 56:14). Jadi, jangan biarkan ketakutan mengendalikan Anda! Ada pula orang yang takut akan perkataan orang lain tentang dirinya. Seharusnya, kita tidak perlu terusik akan hal itu. Berilah ’makan’ pada iman Anda, maka ketakutan akan mati kelaparan! Jangan menaruh pengharapan Anda pada sekeliling, berharaplah pada Tuhan karena Dia tidak pernah mengecewakan! (Mazmur 42:5) Hanya di dalam Tuhan saja kita akan tenang, di luar Dia kita akan binasa. Bangunlah iman yang kuat di dalam Dia!
Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Meskipun jalan-Nya berbeda dengan jalan pikiran kita, namun itu membawa kebaikan bagi kita. Jika kita mengandalkan pemikiran kita saja, kita akan melewatkan terobosan yang telah disediakan-Nya bagi kita. Eleanor Roosevelt pernah berkata bahwa masa depan tersedia bagi mereka yang percaya akan keindahan mimpi mereka! Bersama Tuhan kita harus terus maju!
Oleh: Ps.Frans Wowor
Info:
Jika Anda butuh:
1. Jasa Design Hotel, Villa, Spa, Resort, Landscape klik www.GunardiSaputra.com/Presiska atau hubungi Ardi di 08558827222
2.Peralatan makan Stainless Steel: Sendok Makan, Sendok Teh untuk usaha Anda (buka restoran atau catering) maupun untuk kegiatan promosi pemasaran Anda (pemberian hadiah atas produk dagangan Anda), hubungi: Ardi di 08558827222
3.Rekomendasi Saham klik www.GunardiSaputra.com
4.Promosi dengan Sendok Makan Stainless klik gl_trading.indonetwork.co.id
promosi Anda ya Sendok Makan atau Sendok Teh saja...
Labels:
Baca Kotbah,
Denger Kotbah,
Kotbah,
Kotbah Frans Wowor,
Kotbah Kristen
Subscribe to:
Posts (Atom)
